Virus Corona
Pasar Cisalak Buka Kembali, Jumlah Pengunjung Normal dan Tetap Ramai
Menurutnya tidak ada penurunan jumlah pengunjung meski diketahui ada 4 orang yakni pedagang dan tukang sapu pasar yang positif Covid-19.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Ia menyatakan meski ayahnya R divonis positif, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah di sekitar Pasar Cisalak dan tidak dirawat di rumah sakit.
Sebab kondisi R, dalam keadaan baik dan tidak mengalami gangguan kesehatan apapun sampai saat ini. "Kondisi bapak Alhamdulilah baik," kata anak R.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Cisalak, Sutisna, mengatakan dari empat orang yang dinyatakan positf corona berdasar sampel pedagang dan para petugas di Pasar Cisalak, diketahui tiga orang warga Depok dan satu orang warga Jakarta Timur.
"Tiga orang warga Depok dan satu orang warga Jakarta Timur," katanya.
• Sejumlah Orang Terinfeksi Covid-19 di Pasar, Selain di Cisalak Ada Juga di Cileungsi dan Sukatani
Untuk mencegah penyebarannya kata Sutisna, Pemkot Depok menutup Pasar Cisalak selama dua hari Minggu (31/5/2020) dan Senin (1/6/2020) dan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area Pasar.
Seperti diketahui Pemerintah Kota Depok memutuskan menutup Pasar Cisalak sementara mulai Sabtu (30/5/2020) hingga Senin (1/6/2020).
Pasar disterilisasi dengan cairan disinfektan oleh Dinas Pemadam, PMI dan relawan kesehatan.
Kepala Bidang Penanggulan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, mengatakan adanya 4 orang di Pasar Cisalak yang positif corona membuat pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area Pasar Cisalak dan sejumlah jalan yang menghubungkan Pasar Cisalak dengan Jalan Raya Bogor, Minggu (31/5/2020).
Penyemprotan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Pasar Cisalak. "Untuk sterilisasi dan penyemprotan area Pasar Cisalak kami menurunkan 100 anggota gabungan," katanya.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penyemprotan-disinfektan-di-pasar-cisalak-depok-setelah-ditemukan-ada-4-orang-positif-corona.jpg)