Rabu, 27 Mei 2026

Virus Corona

Industri Tekstil Indonesia Mampu Selamatkan Ekonomi dan Kesehatan di Masa Pandemi

Praktisi Manajemen Krisis dan Ekosistem Industri, Muhammad Arif Bintoro Debyoseputro mengatakan, industri ini bersifat padat karya dan padat modal.

Tayang:
Editor: Murtopo
istimewa
Praktisi Manajemen Krisis dan Ekosistem Industri, Muhammad Arif Bintoro Debyoseputro. 

Di saat yang sama, Indonesia sebagai negara tropis cukup kaya akan hasil hutan, yang berperan bagi Indonesia dalam membuat serat rayon.

Ini Langkah OJK untuk Selamatkan Sektor Jasa Keuangan dan UMKM di Masa Pandemi Covid-19

"Maka dari itu, ketika kita panik membutuhkan masker, kami bersyukur produksi bahan bakunya sudah kami siapkan sejak 12 tahun yang lalu.”

"Bahan ini kami sebut bahan anti nuklir, anti senjata biologi, dan anti senjata kimia, sehingga bisa digunakan sebagai masker untuk mencegah penularan Covid-19," ujarnya.

Masker sudah dipasarkan hingga beberapa daerah terpencil di Indonesia. Bintoro bersyukur, setidaknya Indonesia bisa memproduksi sendiri salah satu APD.

Pendiri PT Agrakom Para Relatika ini menjelaskan, sebelumnya ekosistem ITPT hanya memproduksi barang dalam jumlah besar, misalnya satu kontainer.

Wabah Corona Merebak di Indonesia, KAGAMA Keluarkan Enam Himbauan Atasi Covid-19

Namun, seiring dengan perubahan perilaku berproduksi, ekosistem ITPT Indonesia sudah bisa mengakomodir kebutuhan skala-skala kecil, misalnya sekolah yang memesan 100 kaos untuk siswanya.

Di masa awal pandemi Covid-19, UMKM dengan lancarnya memproduksi masker. Namun, beberapa hari setelahnya, mereka kehabisan bahan baku.

Untuk itu pengusaha UMKM perlu berintegrasi dengan perusahaan besar dalam penyediaan bahan baku.

Sebagai perusahaan terintegrasi, di situlah peran ITPT, yaitu berkolaborasi dengan UMKM untuk memproduksi produk turunan tekstil. Pemerintah ibarat memegang saham ITPT Indonesia sebesar 30 persen melalui pajak.

Dalam kolaborasi itu, ITPT memberikan tempo kredit sebanyak 2 bulan kepada UMKM.

Jika ditotal hingga satu tahun, pihaknya sudah memberikan kelonggaran kepada UMKM sebanyak Rp1 Triliun.

Direktur PT Danareksa Sekuritas: UMKM Bisa Dapatkan Sumber Pembiayaan dari Pasar Modal

"Pemerintah bisa mempercayai kami, jika kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut berlaku juga bagi ITPT," jelas pria kelahiran 1960 itu.

Bintoro menyebutkan bahwa ITPT di masa pandemi ini bisa menciptakan model ekonomi saling tolong. Pihaknya menyatakan siap melakukan pemulihan ke depan.

Hal tersebut dibuktikan dengan penyiapan keterampilan dan pengetahuan yang cukup. Selain itu, perlu didukung pula oleh intermediasi pemerintah, bank, dan UMKM.

"Kami percaya UMKM bisa mengandalkan ITPT, tak terkecuali dalam kegiatan ekspor produk yang berkualitas," pungkas alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM ini.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved