Hari Lahir Pancasila
Ikut Upacara Melalui Video Conference, ini Arti Pancasila Bagi Anies Baswedan
Keadilan sosial itulah yang akan menjaga persatuan, menjaga bangsa. Karena itu tugas terbesar kita hari ini adalah memastikan hadirnya keadilan sosial
Namun, meski lewat video conference, inti peringatan upacara Hari Lahir Pancasila tetap dilaksanakan, di antaranya Pidato Presiden, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendi.
Kemudian, sesuai aturan protokol upacara, selesai upacara Presiden Jokowi meninggalkan tempat upacara terlebih dahulu, kemudian diikuti peserta yang lain.
Bangsa Pemenang
Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Senin (1/6/2020).
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan, Indonesia harus tampil sebagai bangsa pemenang di tengah pandemi Covid-19.
"Sebagai bangsa yang besar kita juga harus tampil sebagai pemenang, kita harus optimis, kita harus menciptakan peluang di tengah kesulitan, kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Garuda, Istana Bogor, Senin (1/6/2020).
Upacara diikuti sejumlah pejabat tinggi negara dari tempat mereka masing-masing.
Hadir secara virtual dalam upacara tersebut adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang juga Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama para Dewan Pengarah BPIP yaitu Try Sutrisno, Wisnu Bawa Tenaya, Ahmad Syafii Ma'arif, Said Aqil Siradj, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, Rikard Bagun.
• MAKIN Tak Terkendali, Kerusuhan di AS Makan Korban Tewas dan Toko-toko Mulai Dijarah Massa
• Masuk Tahun Ajaran Baru dengan Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Indonesia Dinilai Siap
• KABAR Gembira, Indonesia Siap Ikut Produksi Vaksin Covid-19 Bersama ASEAN dan China
Hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharai yang membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Ketua MPR Bambang Soesatyo yang membacakan teks Pancasila serta Ketua BPIP Yudian Wahyudi beserta jajaran BPIP lainnya dan para menteri Kabinet Indonesia Maju.
"Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinvoasi dan berprestasi di tengah pandemi covid ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa," tambah Presiden.
Presiden juga mengajak bangsa Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan peduli serta berbagi bagi sesama.
• Pertama Kalinya Sejak PSBB, Bima Arya Salat Jumat Berjamaah di Masjid Baitur Ridwan Kota Bogor
"Mari kita tunjukkan bahwa kita bangsa yang kuat bukan hanya mampu menghadapi tantangan tapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan," ungkap Presiden.
Presiden mengakui, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia pada tahun ini atau bahkan tahun depan sungguh sulit karena pandemi Covid-19.
"Situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu," tambah Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi04-0106.jpg)