Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona

Indonesia Kehilangan 4 Juta Wisatawan Asing Selama Pandemi Covid-19

Wishnutama mengatakan, Indonesia kehilangan potensi kedatangan wisatawan asing sebanyak 4 juta orang selama pandemi Covid-19.

Tayang:
Dokumentasi Divisi Humas Polri
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio saat memberikan sambutan di malam penganugerahan Police Movie Festival 2019 di Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019) malam. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengatakan, Indonesia kehilangan potensi kedatangan wisatawan asing sebanyak 4 juta orang selama pandemi Covid-19.

"Biasanya per bulan itu wisatawan asing itu sekitar 1,3-1,4 juta orang datang ke Indonesia."

"Kalau dihitung-hitung secara sederhana aja sih mungkin kita kehilangan potensi kedatangan wisatawan asing itu sekitar 4 juta lah sekarang ini," kata Wishnutama dalam video conference, Kamis (28/5/2020).

Tabrakan dengan Transjakarta dan Tewaskan Satu Penumpang di Ancol, Sopir Bajaj Jadi Tersangka

Meskipun demikian, pihaknya menurut Wishnutama masih menunggu data resmi dari BPS.

Oleh karena itu, pada saat new normal nanti, Kementerian Pariwisata menyusun sejumlah langkah agar bisa menggaet wisatawan namun tetap aman dari Covid-19.

"Oleh karena itu, kita juga harus mempersiapkan pariwisata kita agar bisa lebih kompetitif di era new normal tadi."

9 Anggota Keluarga di Sukapura Jakarta Utara Positif Covid-19, Pihak Kelurahan Bantu Sembako

"Dengan berbagai macam kebutuhan pariwisata yang baru di era new normal ini, dan ini perlu dipersiapkan dengan matang oleh kita semua," tuturnya.

Meskipun demikian, lanjut Wishnutama, pembukaan sektor pariwisata pada masa new normal tidak akan dilakukan di semua daerah.

Pariwisata hanya dibuka di daerah yang penyebaran Covid-19 nya sudah terkendali.

Terdakwa Nilai Novel Baswedan Sok Suci dan Petantang-Petenteng, Cari Berita Soal Korban di YouTube

"Tentu syaratnya destinasi wisata tersebut harus kondisi Covid-nya sudah membaik dengan berbagai macam parameter-parameter yang sudah disiapkan."

"Sehingga nantinya tahapan-tahapan ini bisa kita lakukan," paparnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tren pariwisata di dunia akan berubah karena pandemi Covid-19.

Pilih Siram Air Keras Ketimbang Membunuh, Terdakwa Ingin Novel Baswedan Nyaho

Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas membahas tatanan normal baru di sektor pariwisata, Kamis (28/5/2020).

"Pandemi Covid akan membuka sebuah perubahan tentang tren pariwisata di dunia."

"Di mana isu health, hygiene, serta safety, security, akan jadi pertimbangan utama bagi wisatawan yang ingin melancong," ujar Presiden.

 Ridwan Kamil: Kita Lagi Perang, Semua Harus Turun Bela Negara

Menurut Presiden, referensi pariwisata juga akan berganti.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved