Sabtu, 11 April 2026

PSBB Jakarta

Ini Indikator yang Harus Dipenuhi Pemda Bila Ingin Menerapkan New Normal

Ada tiga indikator yang diberikan oleh Tim Gugus Tugas penanganan Virus Corona di Indonesia kepada pemerintah daerah.

Editor: Dodi Hasanuddin
Biro Pers/Setpres - Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memberi penjelasan saat meninjau kesiapan penerapan prosedur standar tatanan baru atau new normal di sarana publik di Stasiun MRT di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan menerapkan tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Namun hal itu tentunya harus melalui pertimbangan yang matang sebelum benar-benar diterapkan.

 Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meninjau persiapan penerapan New Normal di Stasiun MRT Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Youtube KompasTV, Rabu (27/5/2020), ada tiga indikator yang diberikan oleh Tim Gugus Tugas penanganan Virus Corona di Indonesia.

Pertama adalah dari aspek epidemologi yakni berkaitan dengan data kasus Corona.

Setiap daerah boleh melakukan New Normal ketika grafik atau kurva kasus Corona mengalami penurunan sebesar 50 persen.

Penurunan tersebut terjadi selama 2 minggu sejak terjadinya puncak terakhir.

Kemudian untuk jumlah orang dalam pantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) mengalami penurunan, termasuk juga kasus meninggal.

Dan sebaliknya, jumlah pasien sembuh harus mengalami peningkatan.

Indikator kedua adalah dari aspek Surveilans kesehatan masyarakat.

Surveilans di sini adalah mengarah pada sikap aktif dari pemerintah daerah untuk melakukan pelacakan kasus Corona secara masif.

Selain itu juga diimbangi dengan pengetesan yang terus meningkat.

Persipura Tak Masalahkan Liga 1 2020 Berhenti atau Kembali Dilanjutkan

Wali Kota Depok Ajukan Permohonan Perpanjangan PSBB Hingga 4 Juni 2020

Terasa Janggal namun Nyata, Pesawat Ini Putar Balik karena Bandara yang Dituju Belum Beroperasi

Warga di Kelurahan Tanjung Priok Ramai-Ramai Tolak Paket Bansos Pemprov DKI, ini Alasannya

Sedangkan indikator yang ketiga adalah berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Semua pelayanan kesehatan yang ada di daerah harus mempunyai failitas yang lengkap untuk penanganan pasien Covid-19.

Mulai dari penyediaan kamar maupun fasilitas medis lain

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved