Kriminalitas

Narapidana Penerima Asimilasi yang Kembali Berulah Makin Banyak, Sebagian Besar Penjambret

Polisi mencatat sudah 135 narapidana penerima asimilasi dan pembebasan bersyarat akibat wabah Covid-19 kembali berulah.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Seorang mantan narapidana yang baru keluar penjara di Padang ditangkap polisi pada Kamis (30/4/2020) karena membakar rumah mertuanya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kebijakan Kemenkumham untuk memberikan asimilasi dan pembebasan bersyarat akibat adanya Covid-19 kepada narapidana ternyata dimanfaatkan sejumlah narapidana untuk berulah kembali.

Polisi mencatat sudah 135 narapidana penerima asimilasi dan pembebasan bersyarat akibat wabah Covid-19 kembali berulah.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan melalui keterangan tertulis, Senin (25/5/2020) menyebutkan jenis tindak pidana yang dilakukan para napi bervariasi, seperti pencurian hingga penyalahgunaan narkoba.

“Narapidana yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya Covid-19 total 135 napi,” kata Ahmad Ramadhan seperti dilansir Kompas.com.

39.783 Napi Ikut Program Asimilasi dan Integrasi, 126 Diantaranya Melanggar, Termasuk Bahar Smith

"Kasus dominan di curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan ada juga kasus pemerkosaan, pembunuhan dan narkoba," ujarnya.

135 kasus itu tersebar di 23 kepolisian daerah (polda) di Tanah Air.

Polda yang paling banyak menangani kasus napi asimilasi tersebut yaitu Polda Jawa Tengah dan Polda Sumatera Utara.

Masing-masing menangani 17 kasus.

Warga Tangkap Pelaku Curnamor yang Merupakan Napi Program Asimilasi

Kasus yang ditangani Polda Riau juga tergolong tinggi sebanyak 12 kasus.

Kemudian, Polda Jawa Barat menangani 11 kasus napi yang kembali melakukan tindak pidana.

Halaman
1234
Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved