Breaking News
BREAKING NEWS Lagi, Gempa Sekitar Pangandaran Magnitudo 5,1 Siang Ini, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa terasa di sekitar Pangandaran, Jawa Barat siang hari ini. Namun Tak Berpotensi tsunami.
WARTAKOTALIVE.COM, PENGANDARAN -- Lagi gempa terasa di sekitar Pangandaran, Jawa Barat siang hari ini.
Gempa bumi magnitudo 5,1 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020), pada pukul 14.11 WIB.
Gempa ini berpusat di 8.21 LS, 107.86 BT, atau 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Gempa bumi ini berada pada kedalaman 13 kilometer. Informasi tersebut berdasarkan data yang ditampilkan dalam situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
• Gempa di China, 4 Orang Tewas, 23 Orang Terluka, Yunnan China Dikenal Daerah Gempa, Simak Videonya
• Korban Meninggal Pertama Covid-19 di Gaza, Palestina, Seorang Perempuan
Getaran gempa dalam hitungan detik ini dirasakan cukup kuat terjadi di Pangandaran hingga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Warga yang merasakan getaran gempa sempat keluar rumah karena panik.
"Getarannya kencang," kata Rosliani, warga Tasikmalaya kepada Kompas.com, Minggu.
• Merayakan di Rumah karena Pandemi Covid-19, Ini Beda Lebaran Nikita Mirzani Tahun Lalu dan Sekarang
Menurut dia, warga sempat berhamburan keluar rumah. Namun kepanikan tersebut tak berlangsung lama.
Menurut informasi dari BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Meski demikian, BMKG menyarankan warga tetap berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
• Sekelompok Pemuda Dihentikan karena Nekat Takbir Keliling, saat Diperiksa Ketahuan Bawa Celurit
Sebelumnya, pada Selasa (20/5/2020), gempa bumi juga mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.
Saat itu, getaran gempa juga dirasakan cukup kencang oleh warga Pangandaran hingga Tasikmalaya.
Getaran gempa dirasakan cukup kuat karena merupakan gempa dangkal.
• Kampung Halaman Zona Hijau Covid-19, Aditya Putra Dewa Salat Id Berjamaah Ikuti Protokol Kesehatan
Gempa Sebelumnya
Sebelumnya, Gempa 5,2 magnitudo dirasakan warga Kabupaten Garut, Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 17.00.