Viral Medsos

Sudah Diadukan ke Polda Jatim, Sarah Keihl Kini Ucapkan Minta Maaf Sambil Nangis Ditemani dr Tirta

Sudah Diadukan ke Polda Jatim, Sarah Keihl Kini Ucapkan Minta Maaf Ditemani dr Tirta. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Sumber Instagram dr Tirta
Selebgram Sarah Keihl menangis saat menyampaikan permintaan maafnya atas video "lelang keperawanan" yang sempat ia unggah beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sarah Keihl sudah resmi diadukan ke Polda Jatim akibat lelang keperawanan yang menjadi viral di media sosial. 

Kini, selebgram Sarah Keihl meminta maaf atas videonya yang sempat menghebohkan Indonesia usai ramai soal lelang keperawanan.

Sarah Keihl meminta maaf dengan ditemani dr Tirta.

Sarah menyampaikan permintaan maafnya dari markas Gugus Tugas Relawan Covid-19 di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

HOTMAN Paris Peringatkan Laki-laki dan Sarah Keihl Soal Lelang Keperawanan Bisa Dihukum 7 Tahun

Lewat Instagram TV yang diunggah dr Tirta, sembari menangis Sarah meminta maaf dan mengaku kecewa atas sikap masyarakat yang tidak mematuhi anjuran PSBB.

Oleh karena itu ia membuat video sarkas untuk menyindir masyarakat yang tidak displin dalam menjalani anjuran pemerintah terkait PSBB.

"Saya Sarah memita maaf kepada masyarakat Indonesia karena telah membuat gaduh atas berita saya kemarin. Sebetulnya ini adalah bentuk kekecewaan saya karena selama ini saya sudah disiplin dalam menjalani PSBB di mana saya nggak pernah keluar rumah," kata Sarah Keihl dalam video permintaan maafnya, Sabtu (23/5/2020).

"Dan kalau keluar rumah saya hanya melakukan aksi sosial, yakni melakukan penyemprotan desinfektan di rumah warga-warga dan setelah itu saya juga membantu masyarakat," ungkapnya.

Dengan suara bergetar, Sarah kembali menjelaskan bahwa maksud dari video "Lelang Keperawanan" adalah untuk menyindir masyarakat yang lebih menyoroti masalah keperawanan dibanding taat kepada aturan PSBB.

Sebelum Sarah Keihl, Sudah Ada Fela, Gadis Indonesia yang Lelang Keperawanan

"Di sini hanya menyampaikan bahwa maksud dari saya adalah kalian harusnya bisa mengikuti anjuran di rumah saja. Kenapa ‘nyawa’ seseorang tidak diperhatikan, tapi hal sensitif seperti ‘keperawanan’ sangat disorot," ucap Sarah sembari menangis.

Halaman
1234
Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved