Hari Raya Idul Fitri

Harga Kue Kering Naik Jelang Hari Raya Idul Fitri, Berikut Ini Alasannya

Seorang penjual kue kering di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, mengatakan terjadi lonjakan harga kue kering jelang hari raya Idul Fitri.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Nanah (61) seorang penjual kue kering saat ditemui di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Nanah (61) seorang penjual kue kering di Pasar Maester, Jatinegara, Jakarta Timur, mengatakan terjadi lonjakan harga kue kering jelang hari raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.

"Memang naik ya harganya, tapi enggak signifikan," ucap Nanah di lokasi, Kamis (21/5/2020).

Lonjakan harga terjadi dikarenakan banyaknya pabrik bahan baku dan kue kering yang menutup operasionalnya saat pandemi Covid-19.

Hal itu pun berdampak naiknya harga-harga kue kering yang sering diburu warga saat lebaran, seperti nastar, putri salju, kuping gajah dan kue lainnya.

"Kami ambil memang di pabrik itu pada tutup. Kalau ada yang buka pun mereka kesulitan cari bahannya, karena itu ada kenaikan harga," katanya.

Satu kilogram kue nastar yang biasanya dijual pada kisaran harga Rp 150 ribu, naik menjadi Rp 155-160 ribu. Atau hanya naik Rp 5-10 ribu.

Terkait jumlah pembeli, Nanah menjelaskan terjadi kenaikan sebanyak 70 persen sejak H-7 Lebaran.

"Pembeli alhamdulillah masih ada walaupun secara keseluruhan, jumlahnya turun.

"Tapi sejak awal bulan Mei, jumlahnya naik 70 persen. Itu pun saya enggak buka setiap hari karena masih pandemi," tutur Nanah. (abs)

PSBB di Jakarta, Warga Serbu Toko Kue Kering yang Buka di Pasar Maester Jatinegara

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved