Virus Corona
Survei Tiga Roda Konsultan: 51,8 Persen Responden Ragukan Data Kasus Covid-19 Versi Pemerintah
Lembaga Survei Roda Tiga Konsultan merilis hasil survei tentang pandangan masyarakat terhadap penanganan pandemi Covid-19.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Lembaga Survei Roda Tiga Konsultan merilis hasil survei tentang pandangan masyarakat terhadap penanganan pandemi Covid-19.
Hasilnya, 45,2 persen responden percaya dengan data yang dikeluarkan pemerintah terkait jumlah pasien positif, meninggal, dan sembuh dari Covid-19.
Namun, sebanyak 51,8 persen menyatakan ragu-ragu dan tidak percaya dengan data tersebut.
• Bangkitkan Daya Beli Masyarakat, Data RT/RW untuk Bansos Putaran Pertama Tak Wajib Diverifikasi
Survei dilakukan melalui by phone terhadap 1.200 responden pada 7-17 Mei 2020, dengan margin of error 2,89 persen dan confidence level pada 95 persen.
"Mengenai data yang dikeluarkan pemerintah terkait jumlah orang yang positif, meninggal dan sembuh."
"Sebanyak 45,2 persen responden percaya dengan data tersebut," kata Direktur Eksekutif Roda Tiga Konsultan M Kahfi Siregar dalam rilis yang diterima Tribunnews, Rabu (20/5/2020).
• Jumlah Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Turun Hingga 88 Persen Selama PSBB
"Sebaliknya, 51,8 persen responden ragu-ragu dan tidak percaya dengan data tersebut," tambahnya.
Kahfi menambahkan, hasil survei tersebut menunjukkan mayoritas responden kurang percaya dengan data yang dikeluarkan oleh pemerintah setiap harinya.
Selain itu, responden juga diminta untuk memberi penilaian terhadap tiga lapisan pemerintahan dalam menangani pandemi Covid-19.
• PSBB di Kota Bekasi Kemungkinan Tak Diperpanjang, Wali Kota Siap Lakukan Relaksasi
Hasil survei menunjukkan, dari tiga lapisan pemerintahan tersebut, kinerja pemerintah pusat dianggap relatif paling rendah (nilai rata-rata: 6,78/10), dibanding pemerintah provinsi (nilai rata-rata: 7,05/10) dan pemerintah kabupaten/kota (nilai rata-rata: 6,99/10).
"Survei ini menunjukkan bahwa kinerja ketiga lapisan pemerintahan dalam menangani Covid-19 dinilai relatif sama, yaitu sama-sama sedang-sedang saja dan tidak istimewa," jelas Kahfi.
Sebagai informasi, metode survei telepon dipilih karena merupakan cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan di tengah kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dengan mempertimbangkan aspek metodologis secara seksama.
• KRONOLOGI Bahar Smith Diciduk Lagi Saat Asimilasi, Sempat Minta Izin Merokok Sebatang
Pemilihan responden survei ini berdasarkan bank data nomor kontak responden yang pernah diwawancarai dalam survei-survei sebelumnya, yaitu sebanyak 10.456 data.
Bank data ini merupakan hasil dari stratified random sampling pada survei skala nasional maupun provinsi dan kabupaten/kota yang telah dilakukan oleh Roda Tiga Konsultan sebelumnya.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 19 Mei 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/coronavirus-disease-2019.jpg)