Kabar Tokoh

Sikapi Kondisi Bangsa, Amin Rais Bersiap Membahas Bukunya Berjudul 'Selamatkan Indonesia'

Mantan Ketua MPR RI itu menganggap, agenda-agenda mendesak bangsa perlu dibicarakan secara serius di masa sekarang.

Tribunnews
Amien Rais 

Bahkan bisa mengungguli mereka semua, negara-negara maju, jika bangsa ini bertekad, bersatu untuk membangun bangsa ini menuju kemerdekaan yang sesungguhnya.

Namun apa kenyataannya, banyak oknum-oknum yang menghianati bangsa. Setelah selesai membaca buku ini, timbul rasa marah. Bagaimana tidak, bagaimana perasaan Anda sebagai anak bangsa yang melihat kekayaan dan sumber daya alamnya dikeruk habis-habisan oleh bangsa asing.

Heboh Prank Beri Bingkisan Berisi Jasad Bayi, Kini Pelaku dalam Buruan, Polisi Kantongi Ciri-cirinya

Jokowi Pastikan Belum Ada Relaksasi PSBB, Tapi Sedang Susun Skenario Terbaik Selamatkan Ekonomi

Seolah-olah bangsa dan negara ini sudah tidak ada harganya di mata bangsa dan negara lain. Karena itulah beliau merasa perlu memberikan motivasi kepada seluruh elemen bangsa untuk MENYADARI dan BERGERAK menyelamatkan bangsa ini. Yang sudah mulai tumbang tinggal menunggu masa.

Apakah seseorang bisa dikatakan nasionalismenya kuat bila begitu gegap gempitanya mendukung Tim Merah Putih yang berlaga di event olahraga internasional, namun begitu melempem dan cuek bebek ketika aset-aset negara dicaplok oleh kekuatan kapitalis asing? Dicaplok karena memang diberikan dengan sengaja oleh oknum-oknum pengkhianat bangsa.

Pun penjualan aset-aset negara yang terus berlanjut dinilai membahayakan bagi kemandirian ekonomi. Dengan menjual aset negara, pemerintah telah membiarkan pihak luar mengontrol Indonesia.

Namun permasalahnnya disini tidak adanya tranparansi informasi politik internal maupun eksternal Bangsa yang dipaparkan di media massa.

Media massa sebagai pilar demokrasi keempat malah menyalahgunakan wewenang dengan menjadi pro terhadap para pemilik kepentingan. Inilah yang semakin memperburuk keadaan bangsa ini.

 Dalam 30 tahun terakhir ini, dunia menyaksikan bangkitnya imperialisme ekonomi yang dilancarkan negara-negara Barat, negara-negara eks kolonialis, lewat apa yang dinamakan GLOBALISASI. IMF, Bank Dunia, dan WTO adalah tiga institusi pilar globalisasi.

Dalam buku ini, Amien Rais juga menyampaikan komentar kritis mengenai globalisasi, hegemoni Barat (AS) dan ‘agenda-agenda’ asing di Indonesia.

Tampak Amien menolak keras konsep globalisasi. Globalisasi menawarkan konsep bebasnya keluar masuk barang dan jasa di semua negara tanpa sekat negara.

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved