Breaking News:

Larangan Shalat Ied Berjamaah

Larangan Shalat Id Berjamaah di Masjid Tuai Pro-Kontra, Jokowi: Pemerintah Tidak Melarang Beribadah

Pemerintah melarang pelaksanaan Salat Ied secara masif berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka, seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (7/5/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penegasan bahwa pihaknya tidak melarang orang beribadah dalam hal ini menjalankan shalat Idul Fitri.

Sebeumnya, presiden menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri, membahas persiapan Idul Fitri, Selasa (19/5/2020).

Dalam rapat tersebut, pemerintah melarang pelaksanaan Salat Id secara masif berjamaah di masjid maupun lapangan terbuka, seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

Larangan shalat berjamaah menuai pro dan kontra.

Presiden kemudian memberikan penjelasan melalui akun Twitternya.

Simak Baik-baik, Presiden Jokowi Beberkan Kunci Keberhasilan Pengendalian Penyebaran Covid-19

Perawat RS Royal Surabaya Ari Puspitasari Meninggal bersama Janinnya, Jokowi Sampaikan Dukacita

Jokowi Pastikan Belum Ada Relaksasi PSBB, Tapi Sedang Susun Skenario Terbaik Selamatkan Ekonomi

"Pemerintah tidak melarang untuk beribadah, tapi justru mendorong agar setiap umat beragama meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadahnya masing-masing," tulis Joko Widodo dikutip wartakotalive.com, Selasa (19/5/2020)

"Yang kita imbau, yang kita atur, adalah peribadatan yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan," imbuhnya

Hasil rapat terbatas

"Di tengah-tengah dilakukan di masjid atau di lapangan secara berjamaah, beramai-ramai seperti yang sudah-sudah sebelum misalnya kebiasaan adanya Covid-19," ujar Jokowi dalam ratas yang dilakukan, dikutip dari tribunnews.com.

 Dianggap Langgar PSBB, Habib Bahar Kembali Dijebloskan ke Penjara,Dijemput Polisi Bersenjata Lengkap

 Bukan Pelonggaran, Pemerintah Bakal Lakukan Pengurangan PSBB

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved