Buronan KPK

Penangkapan Harun Masiku Disebut Rachland Nashidik Lebih Penting dari Konser Bersatu Melawan Corona

Penangkapan Harun Masiku Disebut politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik Lebih Penting dari Konser Bersatu Melawan Corona.

Editor: Dwi Rizki
Kolase Warta Kota
Jokowi dan Rachland Nashidik. Rachland Nashidik, Sabtu (16/5/2020) mengungkapkan, penangkapan Harun Masiku merupakan hal terbaik yang dapat dilakukan para penegak hukum di tengah buruknya kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona atau Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tidak kunjung tertangkapnya Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harus Masiku kembali disoroti banyak pihak.

Pasalnya, Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap itu masih buron sejak awal 2020.  

Rachland Nashidik mengungkapkan, penangkapan Harun Masiku merupakan hal terbaik yang dapat dilakukan para penegak hukum di tengah buruknya kebijakan pemerintah dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Rachland Nashidik lewat akun twitternya @RachlanNashidik; pada Sabtu (16/5/2020).

Dalam postingannya, Rachland menyebut upaya penemuan serta penangkapan Harus Masiku merupakan teladan keadilan dan keberadaan Pancasila.

 Ingin Belanja Sayur Online di Tengah Pandemi Covid-19? Coba Perhatikan 6 Tips Praktis Berikut Ini

Penangkapan kader PDIP itu pun katanya lebih penting dibandingkan dengan konser 'Bersatu Melawan Korona' di tengah galaunya kebijakan pemerintah dalam mengahadapi covid-19. 

"Menemukan dan membawa Harun Masiku ke depan pengadilan adalah teladan keadilan dan keberadaban Pancasilais yang lebih perlu, daripada bikin konser 'Bersatu Melawan Korona' di tengah absennya kebijakan pemerintah yang koheren dan konsisten memerangi pandemi," tulis Rachland Nashidik.

KPK Tidak Mau

Dikutip dari Kompas.com, Peneliti Indonesia Corruption Watch ( ICW) Kurnia Ramadhana heran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung menemukan tersangka suap Harun Masiku yang hampir dua bulan berstatus buron.

Menurut Kurnia, Pimpinan KPK bukan tidak mampu mencari keberadaan Politisi PDI Perjuangan (PDI-P) itu, melainkan tak mau.

 Suka Makan Gorengan Berlebih saat Buka Puasa Ramadan? Ini Efeknya untuk Kulit dan Tumor Otak

"Memang mereka tidak mau menuntaskan perkara ini," kata Kurnia di kantor ICW, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

"Padahal track record KPK kalau soal pencarian buron kan bagus, cepat, tepat, tapi kenapa Harun Masiku ini tumpul. Atau memang sengaja ditumpulkan oleh Pimpinan KPK?," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved