Larangan Mudik

Musim Libur Lebaran saat Pandemi Virus Corona, Jasa Marga Batasi Kapasitas Rest Area Hanya 50 Persen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui PT Jasa Marga Related Business (JMRB) akan melakukan peningkatan pengawasan selama libur Lebaran.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Jasa Marga
Ilustrasi tempat makan di rest area mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui PT Jasa Marga Related Business (JMRB) akan melakukan peningkatan pengawasan selama libur Lebaran.

Libur Lebaran ini terjadi saat pandemi virus corona atau Covid-19 masih berlangsung di Indonesia.

Jasa Marga memprediksi  ada penurunan drastis volume kendaraan karena pembatasan transportasi dan larangan mudik.

Meski begitu, Jasa Marga tetap melakukan kesiapan pelayanan sesuai standar protokol kesehatan saat libur Lebaran.

Jasa Marga Tetap Siapkan Layanan Jelang Lebaran saat Pandemi Virus Corona dan Larangan Mudik

Jasa Marga Pastikan Proyek Jalan Tol Tetap Berjalan, dengan Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Pintu masuk rest area menjadi awal pemeriksaan pengendara terkait protokol kesehatan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pintu masuk rest area menjadi awal pemeriksaan pengendara terkait protokol kesehatan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. (Istimewa)

Dedy Hisar, Kanwil 2 JMRB menjelaskan, salah satu upaya itu yang dilakukan Jasa Marga yakni membatasi kapasitas rest area hanya 50 persen.

Jika sudah memenuhi 50 persen, rest area akan ditutup sementara sampai kapasitasnya berkurang dari 50 persen.

"Ini sebagai upaya pengurangan keramaian kerumuman di rest area. Kita berkoordinasi bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan kepolisian saat buka tutup rest area," kata Dedy saat konferensi pers virtual, Rabu (13/5/2020).

Selain itu, Jasa Marga juga membuat parking distancing atau parkir berjarak antar-kendaraan.

Larangan Mudik ini Tiga Titik Check Point di Ruas Pandaan-Malang yang Disiapkan Jasa Marga

Larangan Mudik Diberlakukan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Ditutup, ini Penjelasan Jasa Marga

Pengelola rest area  akan memberi tanda dilarang parkir dengan Movable Concrete Barrier (MCB) atau pembatas.

"Kami juga lakukan pengurangan kapasitas bangku di rest area, menerapkan batasan jarak di meja makan atau social distancing," tutur Dedy.

Dedy melanjutkan Jasa Marga juga menghimbau tenant untuk menjual makanan siap saji dengan cara dibungkus atau take away.

Jam operasional gerai  juga mengikuti aturan PSBB wilayah setempat.

Ditlantas Polda Metro Pindahkan Pos Penyekatan Pemudik di Tol Bitung ke Tol Cikupa

Sejak Ada Kebijakan Dilarang Mudik, Pengusaha Rental Mobil Kelimpungan Bayar Cicilan Bank

"Ditegaskan juga pengguna jalan tol hanya boleh berada di rest area maksimal 30 menit," ucapnya.

Dedy menambahkan, protokol kesehatan juga diterapkan di rest area. Seperti pemeriksaan kondisi kesehatan, pemakaian masker, dan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk rest area.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved