PSBB Bekasi
Pendapat Tri Adhianto tentang Warga Usia 45 Tahun Dibebaskan Bekerja Kembali
Pemerintah Pusat berencana membebaskan warga di bawah usia 45 tahun untuk kembali bekerja saat pandemi virus corona atau Covid-19.
Penulis: Muhammad Azzam |
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Pemerintah Pusat berencana membebaskan warga di bawah usia 45 tahun untuk kembali bekerja saat pandemi virus corona atau Covid-19.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan hal tersebut dalam video konferensi seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Senin (11/5/2020)
Upaya itu disebut menjadi titik keseimbangan agar masyarakat tidak banyak terpapar virus Corona dan tidak terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Terkait rencana tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sepakat dan tak mempermasalahkannya jika warga usia dibawah 45 tahun dibolehkan bekerja kembali saat pandemi virus corona.
"Kalau menurut saya enggak masalah karena itu yang dilawan antibodi," kata Tria Adhianto, Selasa (12/5/2020).
• Relaksasi Menhub Moda Transportasi Umum, Bus AKAP di Terminal Induk Bekasi Tetap Tidak Beroperasi
"Usia segitu kuat antibodi, kecuali ketika dia memiliki penyakit bawaan atau turunan seperti punya sakit gula, kanker, atau paru," katanya lagi.
Dia menjelaskan, virus corona belum ada obatnya, akan tetap dapat kalah jika antibodinya kuat.
Seperti penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak ada obat khusus dalam penyembuhannya.
"(Corona) kalau antibodinya oke nggak ada masalah. Ini sama kaya DBD, itu nggak ada obatnya, hanya penguat antibodi dan makan saja agar kondisinya terus stabil," ucapnya.
Menurut dia, ucapan Presiden agar bersahabat dengan Covid-19 karena memang belum ada obat untuk virus corona.
• Hasil Tes Swab PCR, Satu Pedagang Pasar Kranji Bekasi Positif Covid-19
Akan tetapi jika antibodi kuat, tingkat kematiannya akan kecil bahkan tidak ada.
"Kita hanya menunggu semua orang terpapar sehingga pada akhirnya menjadi kuat dan punya antibodi," katanya.
"Nah itu lah pemahaman saya terhadap pernyataan presiden beradaptasi saja toh tingkat kematian cuman 1 persen. Awal memang 10 persen, sekarang ke sini banyak yang sembuh," ucapnya.
Saat ini, kata Tri Adhianto, pemerintah telah bekerja keras dan memiliki metode dalam penanganan Covid-19, seperti melakukan banyak rapid test dan tes swab polymerase chain reaction (PCR).
Mereka yang terindikasi positif virus corona langsung segera dirawat, kemudian dilakukan tracking orang sekitar mereka yang terpapar Covid-19.
• Penumpang KRL dan Pengendara Wajib Tunjukkan Surat Tugas Saat PSBB Tahap Ketiga di Kota Bekasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tes-swab-pcr-di-pasar-bekasi2.jpg)