PSBB Jakarta

Ironi PSBB Jakarta, Kerumunan Orang Saat McDonald's Sarinah Resmi Ditutup Mengapa Tak Dibubarkan?

McDonald's Sarinah (McD Sarinah) sudah resmi ditutup namun tetap menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Penulis: Wito Karyono | Editor: Wito Karyono
twitter @trotoarian
Kerumunan orang pada Minggu (10/5/2020) malam di depan restoran Mcdonald Sarinah. Restoran tersebut resmi tutup dan warga mencoba mengenangnya dengan berfoto ria di restoran tersebut. Yang jadi pertanyaan kenapa tak dibubarkan, bukankan masih masa PSBB? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA McDonald's Sarinah (McD Sarinah) sudah resmi ditutup namun tetap menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Di twitter bahkan sempat menjadi trending dengan sejumlah foto di malam terakhir restoran cepat saji tersebut berakhir.

Masalahnya malam itu terjadi kerumunan, sebuah kegiatan yang seharusnya dilarang di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Netizen pun mempertanyakan mengapa tak ada yang membubarkan.

Ada yang khawatir McDonald's Sarinah akan menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Kisah Penumpang Tak Bisa Balik ke Jakarta setelah Pulang ke Medan karena Ibunya Meninggal Dunia

Luhut Pandjaitan Yakinkan Kedatangan TKA China untungkan Indonesia, Sekarang Bangun Induknya Dulu

Suara kekhawatiran tersebut antara lain disampaikan koalisi pejalan kaku melalui akun twitternya @trotoarian:

Semoga tidak muncul cluster McD Sarinah ya?

PSBB cuma garang di kertas, tapi loyo saat dipelaksanaan?

Kok bisa ada perkumpulan massa segini banyak tapi tidak dibubarkan?

@hadisagala: Ternyata org jakarta norak ya

@radeefan21: Kaya kaga ada mcd laen apah seantero Indonesia

@iningapainyah: Itu soalnya katanya mcdonald pertama di indo. Wajar kalau gak suka tapi masalahnya orang2 ngerumpul gini masalah tambah parah

@Cipitih2: Orang yg terharu dan sedih McD Sarinah asli lebai banget dah. Kapitalis ditangisi, goblok akut

Hari Ini Said Didu Diperiksa Polisi, Fadli Zon: Babak Baru Demokrasi, Makin Maju atau Makin Hancur

@lunavanderhoff: Imo gak cuma sekedar tempat makan sih, utk bbrp orang mekdi sarinah bnyk bgt memorinya, dulu pas masih kecil suka main sama mama kesana, smp skrg kalo bingung mau kemana, ya kesana juga, nyaman aja. Tp ya ga sampe ikut kaum kumpul rame2 itu juga sih, sedih bole bego jangan ehe

@Lolilovitaa: Kenapasih mereka, gue bela belain wfh, potong gaji, yakin gada thr, mungkin diluar sana udah ada yg phk gegara covid, ga ke emol, belanja bulanan udah kaya jihad bawaannya buru buru.
Dan mereka begini? Demi mekdi pertama diindonesia? Mau ngeborong mekdi apa mau poto doang? 

@TinaDameria: Mirisssssss ga sih Wajah menangis kencang kerja bagai unicorn. Tetap gaji di potong karna wfh tetapi keadaan diluar Wajah tanpa ekspresiWoozy face

@kasssmaran: warunge dulurmu,warunge tanggamu sepi,bahkan tutup ora diromantisasi, jakartans memang...

Dentuman Jadi Trending, 11 April di Jabodetabek, 11 Mei di Jawa Tengah, Benarkah? Ini Suara Netizen

Berbondong-bondong

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved