Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kota Bekasi

Rusak Parah, Jalan Raya Bintara Mulai Diperbaiki Sementara

Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, yang lama rusak parah, pada Senin (4/5/2020).

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, yang lama rusak parah, pada Senin (4/5/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, yang lama rusak parah, pada Senin (4/5/2020).

Pengamatan Wartakota, jalan rusak parah yang tergenang air cukup dalam itu mulai disedot oleh tim Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi.

Sejumlah rambu peringatan tengah proses perbaikan juga dipasang.

Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, yang lama rusak parah, pada Senin (4/5/2020).
Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki Jalan Bintara Raya, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, yang lama rusak parah, pada Senin (4/5/2020). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Pihak Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Kepala Bidang Bina Marga Widayat Broto, dan Kasie Jalan dan Jembatan pada Dinas BMSDA Kota Bekasi, serta Lurah Bintara Sudarsono meninjau langsung proses perbaikan sementara jalan rusak tersebut.

"Sambil menunggu lelang, kita lakukan perbaikan jalan sementara dahulu," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pada Senin (4/5/2020).

Tri memastikan Pemkot Bekasi akan segera melakukan perbaikan secara permanen terhadap jalan rusak di Jalan Bintara Raya.

Bakal Beda dengan Sebelumnya, Begini Kondisi Jakarta setelah Corona versi Sandiaga Uno

VIDEO: Sandiaga Uno Berharap Warta Kota Selalu Inspiratif dan Mencerahkan

Kisah Legendaris Kopassus Sintong Panjaitan Tembak Mati 3 KKB Papua, Mayatnya Dibiarkan Tergeletak

Balap Liar di Kawasan Industri Cikarang Bekasi, Belasan Remaja Diamankan Polisi

Lagi-lagi Pernikahan Luna Maya Batal karena Makhluk Tak Kasat Mata, Ini Diungkapnya pada Dian Sastro

Ada 40 Juta Orang Bakal Jatuh Miskin, Indef: Pemerintah Harus Fokus Hadapi Pandemi Covid-19

Berikut Ini Profil KH Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Ulama Kalsel yang Meninggal Dunia di Jakarta

Tak hanya jalannya saja, juga saluran airnya yang membuat limpasan air ke jalan sehingga mengakibatkan jalan itu rusak.

"Mudah-mudahan Pemkot Bekasi akan segera melakukan perbaikan. Baik jalan ataupun saluran, karena identik awal karena ini dari air rumah tangga yang tidak jalan, ada sumbatan yang ada. Dan nanti kita akan tracking air ini mengalir ke arah mana," jelas Tri.

Tri menyebut saat ini untuk perbaikan permanen jalan tersebut masih dalam proses lelang.

Diharapkan sebelum lebaran sudah bisa dikerjakan, sehingga pada saat lebaran warga bisa menikmati jalan yang telah diperbaiki.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, karena ini masih dalam proses lelang.

"Sebelum lebaran sudah bisa kerjakan dan pada saat lebaran warga masyarakat sudah bisa menikmati jalan yang baru," kata Tri.

Jalan Raya Bintara, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi kondisinya rusak parah.

Jalan rusak itu terjadi sejak awal tahun atau usai kawasan sekitar itu terendam banjir.

Jalan yang rusak tepatnya berada di depan daerah Bintara 6 dekat Indomaret.

Jalan itu berlubang dan selalu tergenang air.

Tak hanya itu aspalnya terkelupas hingga mencul batu kerikil atau pasir-pasir berserakan.

Kondisi itu tentunya sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas.

Jalan rusak itu sepanjang 200 meter, namun titik terparahnya di depan Indomaret karena ada lubang cukup yang selalu tergenang air. (MAZ)

Rusak Parah, Jalan Raya Bintara Kota Bekasi Selalu Tergenang, Banyak Pengendara Motor Terjatuh

Jalan Raya Bintara, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, kondisinya rusak parah.

Jalan yang rusak tepatnya berada di kawasan Bintara 6 dekat Indomaret. Ruas jalan di situ berlubang dan selalu tergenang air.

Tak hanya itu, aspalnya terkelupas hingga tampak batu kerikil atau pasir-pasir berserakan.

Kondisi itu tentunya sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas.

 Apa Perbedaan Batuk Gejala Covid-19 dengan Batuk Biasa? Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya

 Kisah Perjuangan Taruna AU Pertahankan Kemerdekaan Indonesia Diangkat Dalam Film KADET 1947

 Produksi Masker Bedah Kualitas Ekspor Standar WHO 1 Juta Per Hari, Ridwan Kamil: No Mahal-Mahal Club

Aditya, warga setempat, mengatakan bahwa kondisi jalan rusak itu terjadi hampir satu tahun.

Kondisinya semakin parah usai banjir besar melanda wilayah Bekasi.

"Ini sudah mau satu tahun, cuman parahnya ya mulai abis banjir awal Januari aja, semakin lama semakin rusak," katanya kepada Wartakotalive.com, Kamis (16/4/2020).

Ia menjelaskan kondisi jalan semakin parah dikarenakan air selalu tergenang akibat saluran yang buruk.

Meskipun tak hujan, jalan itu tergenang dan membahayakan pengendara karena adanya lubang yang tertutup air.

"Sudah sering pengendara motor yang jatuh. Kasihan, kadang sudah rapi mau berangkat kerja jatuh karena lubang. Akhirnya balik lagi karena bajunya kotor," paparnya.

Maka, ia mohon kepada pemerintah setempat untuk segera memperbaiki ruas jalan tersebut.

"Tolong segera diperbaiki, biar kondisinya ngga semakin parah dan membahayakan pengendara," katanya.

Jalan Raya Bintara, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi kondisinya rusak parah, Kamis (16/4/2020).
Jalan Raya Bintara, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi kondisinya rusak parah, Kamis (16/4/2020). (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Nyaris jatuh

Seorang pengendara bernama Rifdi (40) sangat mengeluhkan kondisi jalan rusak itu. Ia pernah hampir jatuh ketika melintasi jalan itu karena tak tahu ada lubang.

"Saya pernah mau jatuh, jalan tergenang air tidak tahu ada lubang pas lewat langsung amblas nyaris jatuh untung ketahan," beber dia.

Ia meminta pemerintah segera memperbaiki jalan rusak itu. Hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan korban.

"Harus diperbaiki supaya ngga bahaya, ini jadi prioritas juga dong perbaikan jalan rusak. Karena mati bukan karena Corona aja, bisa aja gara-gara jalan rusak karena terjatuh," tutur dia.

Pengamatan Wartakotalive.com, sejumlah warga sekitar berusaha menguruk lubang tersebut menggunakan sisa-sisa meterial bangunan. Akan tetapi sia-sia karena air yang terus tergenang.

Sedang saluran air di lokasi tersebut terlihat endapan lumpurnya cukup tebal. Bisa dipahami jika air pun mengalir ke menggenangi jalan.

Jalan rusak awalnya hanya 100 meter, kini terus bertambah hingga mencapai 200 meter lebih karena aspal yang tergerus oleh air yang meluber dari saluran tersebut.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved