Virus Corona Jabodetabek
Anies Baswedan: Jakarta Belum Merdeka dari Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dari sisi aspek kesehatan, laju kasus baru Covid-19 mengalami penurunan.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dari sisi aspek kesehatan, laju kasus baru Covid-19 mengalami penurunan.
Akan tetapi, dia mengimbau masyarakat tetap harus waspada dan tetap mengikuti ketentuan PSBB yang dikeluarkan pemerintah.
“Penurunan ini tidak boleh diartikan sebagai PSBB kendor."
• Kena PHK Massal, Buruh di Tangerang Iris Urat Nadi di Pergelangan Tangan Hingga Meninggal
"Tapi harus lebih disiplin dan lebih ketat, karena masih ditemukan kasus positif Covid-19 di masyarakat.”
“Jadi adanya peristiwa penurunan beberapa hari ini tidak boleh diartikan sebagai PSBB sudah selesai."
"Tapi belum selesai, Jakarta belum merdeka dari Covid-19,” tuturnya, saat jumpa pers di Balai Kota DKI, Jumat (1/5/2020).
• Kadin Sebut Pandemi Covid-19 Bikin 40 Juta Orang Menganggur, Napas UMKM Tinggal Dua Bulan
Anies Baswedan juga mengaku tengah menyusun regulasi soal pembatasan warga luar Jakarta yang ingin masuk Ibu Kota pasca-Hari Raya Idul Fitri 1441 H pada akhir Mei 2020.
Upaya ini dilakukan untuk menghindari potensi penyebaran virus dari luar daerah ke Jakarta seusai mudik Lebaran.
“Kami menyusun regulasi untuk membatasi pergerakan masuk Jakarta sesudah musim Lebaran."
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia: Positif 10.551 Orang, 1.591 Pasien Sembuh, 800 Meninggal
"Karena itu, bagi warga Jakarta seperti juga arahan Bapak Presiden, untuk tidak mudik atau pulang kampung,” katanya.
“Karena bila Anda pulang, belum tentu bisa balik ke Jakarta dalam waktu singkat."
"Nanti kalau regulasi sudah selesai, akan ada pembatasan amat ketat untuk masuk Jakarta,” tambah Anies Baswedan.
• Naik Motor Bonceng Tiga Sambil Tenteng Celurit, Tiga Remaja di Bekasi Dihajar Warga
Meski demikian, Anies Baswedan enggan membeberkan mekanisme pembatasannya.
Dia beralasan, teknis pelaksanaannya akan disampaikan setelah payung hukum pembatasan pemudik yang balik ke Jakarta sudah selesai dibuat.
"Ada mekanisme lain, tapi nanti diumumkan bila regulasi selesai."
• Dari 79.152 Warga Jakarta yang Ikut Rapid Test, 3.022 Orang Dinyatakan Positif Covid-19