Virus Corona Jabodetabek

Jumlah Pasien Corona Sembuh di Depok Bertambah 43 Orang, 287 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Hingga Kamis (30/4/2020) tercatat 43 orang dinyatakan sembuh, 287 terkonfirmasi positif, dan meninggal tetap mentok di angka 18 orang.

Penulis: Vini Rizki Amelia |
istimewa via Tribunnews
Ilustrasi Warga RW 011 Kalimulya Perumahan Anyelir 3 Depok, Jawa Barat, menerapkan physical distancing dalam berbelanja sayur di pedagang keliling. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --  Kian hari jumlah pasien positif Covid-19 di Depok yang sembuh terus melesat naik

Hingga Kamis (30/4/2020) Tercatat 43 orang dinyatakan sembuh, 287 terkonfirmasi positif, dan meninggal tetap mentok di angka 18 orang.

Jumlah pasien sembuh ini meningkat pesat dalam satu hari, sebab, pada Rabu (29/4/2020) jumlah pasien sembuh dari Covid-19 berada di angka 33 orang.

Wali Kota Depok Ingatkan Warganya Tidak Termakan Janji Pihak yang Mengaku Siap Mengantarkan Mudik

Kepala BNN Kota Depok Imbau Warga Waspada Pengedaran Narkoba di Masa Pandemi Covid-19

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi 1.098 orang dengan rincian 235 telah selesai dipantau dan 863 lainnya masih dalam pemantauan.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat 2.969 orang dengan rincian 1.256 dinyatakan selesai dipantau dan 1.723 masih terus dilakukan pemantauan.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1.148 orang dengan rincian 422 dinyatakan telah selesai diawasi dan 726 masih terus diawasi.

Ini Rincian Bansos Pemprov Jabar yang Kini Sedang Dibagikan Via Pos, Total 500.000 Sembako dan Tunai

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 52 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR," tutur Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Nantinya, kata Idris, data hasil PCR dikeluarkan olehPublic Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Kepedulian Terhadap Penanganam Covid-19 di HUT Serikat Pekerja BPJS Jabar

Strategi PSBB Tahap 2

Dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Kota Depok, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pada PSBB tahap kedua akan melakukan strategi yang lebih intensif dalam hal pengawasan.

Khususnya pengawasan di dalam kota dan lingkungan warga, sehingga, katanya terdapat re-alokasi beberapa personel dari masing-masing check point yang saat ini berjaga di wilayah perbatasan.

"Untuk memperkuat petugas di dalam  kota dalam mengawasi pelaksanaan seluruh pengaturan dan protokol PSBB," papar Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Idris yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok ini juga memaparkan penyebab adanya wilayah dengan jumlah kasus cukup tinggi.

Sempat Viral Karena Dituduh Aniaya Warga yang Tak Dapat Sembako, Ibu RT di Koja Akhirnya Buka Suara

"Diantaranya disebabkan oleh banyak faktor, adanya pergerakan orang cukup tinggi, berada pada kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi, terjadi baik import case maupun transmisi  lokal, dan lain-lain," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved