Minggu, 26 April 2026

Bulan Suci Ramadan

Pasokan BBM dan LPG di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten selama Bulan Suci Ramadan Aman

PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan LPG dan BBM terutama di wilayah Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, aman.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Pertamina
PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan LPG dan BBM terutama di wilayah Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, yang melingkupi Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri. 

“Dalam menghadapi Ramadan, Idul Fitri, dan pandemi Covid-19, sebagian besar pekerja di Pertamina MOR III tidak melakukan WFH (work from home), karena harus menjalankan operasional, seperti di fuel terminal, depot LPG untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan LPG dan BBM terutama di wilayah Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, yang melingkupi Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat, selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri.

Melalui Satuan Tugas Ramadan-Idul Fitri (Satgas Rafico) Pertamina tak berhenti menyalurkan energi, di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Konsumen di Rumah Aja, Pertamina Perluas Layanan Pesan Antar BBM, LPG dan Pelumas, Ini Cara Pesannya

Beli BBM, Pertamina Beri Cashback 50% untuk 10.000 Ojek Online Setiap Hari, Begini Caranya

Ini Aksi Akselerator GK|Hebat bagi Bisnis Kuliner di Bawah Naungannya, di Tengah Wabah Covid-19

General Manager MOR III Tengku Fernanda menjelaskan, selama masa PSBB, Pertamina merupakan salah satu perusahaan yang dikecualikan sehingga tetap beroperasi.

Selain itu, penyaluran BBM dan LPG tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol keamanan pencegahan Covid-19 serta kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah.

“Dalam menghadapi Ramadan, Idul Fitri, dan pandemi Covid-19, sebagian besar pekerja di Pertamina MOR III tidak melakukan WFH (work from home), karena harus menjalankan operasional, seperti di fuel terminal, depot LPG untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat,” ujar Fernanda dalam keterangan resminya belum lama ini.

Program Gadai Peduli, Bunga 0 Persen selama 3 Bulan untuk 5 Juta Nasabah dan Relaksasi Angsuran

Berdayakan UMKM, GandengTangan Salurkan Donasi 1.000 Masker dan APD untuk Puskesmas dan Masyarakat

Frisian Flag Indonesia Beri Donasi 50.000 Botol Susu untuk Dapur Umum yang Dikelola Kodam Jaya

Konsumsi BBM turun

Fernanda mengatakan, saat ini konsumsi BBM di wilayahnya mengalami penurunan sebagai dampak dari PSBB dan WFH.

Pada April 2020, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) turun sebesar 35 persen dan Gasoil (Dexlite dan Pertamina Dex) terkoreksi 26 persen.

Pada kondisi normal, konsumsi Gasoline mencapai 26.247 kilo liter (KL) per hari. Sedangkan pada April 2020, rata-rata konsumsi mencapai 17.316 KL per hari.

Sementara itu, Gasoil pada kondisi normal adalah 9.811 KL per hari dan rata-rata konsumsi pada April 2020 sebesar 7.502 KL per hari.

“Walau demikian, seluruh SPBU tidak ada yang tutup, tetap beroperasi melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Tengku.

Rilis di Tanah Air, Ini Keunggulan dan Harga Gelang Pintar Realme Band

Resmi, Xiaomi Mi 10 Youth 5G Meluncur dengan Lensa Kamera Periskop, Harga Rp 4 Jutaan

LPG meningkat

Berbeda dengan konsumsi produk Gasoline dan Gasoil yang mengalami penurunan, justru konsumsi LPG di sektor rumah tangga meningkat karena sebagian besar masyarakat kini beraktivitas dari rumah.

Tengku mengatakan, pada bulan April, konsumsi LPG subsidi 3 kilogram (KG) naik 11 persen, dari konsumsi normal 6.504 metrik ton (MT) per hari menjadi 7.214 MT per hari.

Sedangkan, konsumsi LPG non subsidi untuk sektor rumah tangga, yakni Bright Gas 5,5KG dan 12 KG, mengalami sedikit penurunan.

Dari konsumsi normal 646 MT per hari menjadi 636 MT per hari, atau turun 2 persen.

Baterai 5.000 mAh, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkap Vivo Y50 di Tanah Air plus Daftar Harga HP Vivo

Huawei Watch GT 2e Rilis di Tanah Air, Punya Fitur Ukur Kadar Oksigen dalam Darah, Harga Rp 2,2 Juta

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved