Breaking News:

Virus Corona

Ini Aksi Akselerator GK|Hebat bagi Bisnis Kuliner di Bawah Naungannya, di Tengah Wabah Covid-19

Salah satu yang membuat suatu produk mampu bertahan di tengah tren dan persaingan ialah kualitas.

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Bisnis kuliner Ternakopi 

Salah satu yang membuat suatu produk mampu bertahan di tengah tren dan persaingan ialah kualitas. Selain itu, harga yang kompetitif menjadi salah satu kekuatan dari bertahannya sebuah produk.

WARKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 melanda dan diprediksi bakal terus berlanjut hingga usai Lebaran, perekonomian global, termasuk Indonesia, semakin melemah, daya beli dan permintaan menurun sehingga mengakibatkan melambatnya transaksi dan proses jual beli.

Mulai dari perusahaan skala besar hingga UKM bahkan usaha mikro sekalipun merasakan rusaknya tatanan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi tersebut. 

Tak terkecuali, dampak tersebut juga dialami oleh beberapa bisnis kuliner di bawah naungan GK|Hebat, akselerator yang membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya, seperti ‘Sang Pisang’, ‘Ternakopi’, ‘Markobar’, ‘Yang Ayam’, ‘Siap Mas!’ dan sekolah coding Enigma Bootcamp. 

Hanya Layani via Daring selama Wabah Covid-19, Penjualan Ayam Rempah Tradisional Meningkat 50 Persen

Terima Bantuan dari Wong Solo Group, Ganjar Ajak Pengusaha Kuliner Ikuti Anjuran Jaga Jarak

Sejumlah Usaha Kuliner di Kota Bekasi Dilarang Layani Makan Ditempat!

Bisnis kuliner Sang Pisang
Bisnis kuliner Sang Pisang (Istimewa)

Menurut Ansari Kadir Co Founder Sang Pisang dan Ternakopi dan CMO GK|Hebat, semua terkena dampaknya.

Hampir seluruh bisnis kuliner di bawah GK|Hebat penjualannya pun melambat.

Namun, sejak awal, GK|Hebat dibentuk bertujuan untuk melatih UMKM di bidang makanan dan minuman agar meningkat kualitas produk dan pendapatan usahanya.

“Dengan adanya wabah Covid-19 ini, GK|Hebat justru lebih intens berbagi informasi dan strategi dengan pebisnis kuliner di bawah naungannya, sehingga mereka tetap semangat dan mampu melakukan inovasi-inovasi marketing yang membuat produk-produk jualannya mampu bertahan,” tuturnya.

Dapur Alazkha, Tetap Eksis Jualan Daring di Tengah Pandemi Virus Corona, Ini Kue-kue Andalannya

Usaha Kuliner Tutup Karena Virus Corona, Karina Suwandi Melakukan Hal Lain Agar Dapur Tetap Ngebul

Pengusaha Sukses Anne Patricia Sutanto, Cepat Menangkap Peluang Bisnis di Balik Virus Corona

Temu online dengan pebisnis kuliner 

Hal tersebut turut diakui oleh Aprilia Ratna Dewi GM PT Ternakopi Indonesia.

Wanita yang memiliki tanggung jawab dalam seluruh operasional perusahaan dan ahli di bidang Finance dan Marketing ini mengatakan, “Selama adanya wabah COVID ini, minimal 2 kali seminggu GK|Hebat mengadakan pertemuan online dengan pebisnis kuliner di bawah naungannya.”

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved