Jumat, 17 April 2026

Viral Medsos

Bela Rizal Ramli di Twitter, Susi Pusdjiastuti: Sampah? Anda Apa?

Susi Pudjistuti membela cuitan Rizal Ramli yang mengungkapkan ketika Presiden Joko Widodo meminta bantuannya agar Jepang mau membiayai pembangunan MRT

Editor: Mohamad Yusuf
twitter @susipudjiastuti
Susi Pudjiastuti Duyung 

Fadli Zon menyebut bahwa seharusnya tidak pernah lupa akan sejarah.

"Jangan pernah meninggalkan atau lupa pd sejarah. Kalau meninggalkan sejarah bisa saja dilupakan nantinya oleh sejarah. Gitu ya Bang @RamliRizal ?" tulis Fadli Zon.

"Fadli.. Biar aja dilupain..kita bikin sejarah baru yang lebih asyik dan bermanfaat untuk rakyat. Gitu aja ribet," kata Rizal Ramli membalas cuitan Fadli Zon.

Berikut unggahan tersebut:

Sebut Jokowi Antek China

Ekonom Rizal Ramli menjadi trending di twitter pagi ini, salah satunya karena menuding pemerintah antek China.

Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia ke-4 ini ada tiga negara Asia yang akan jadi superpower baru yakni Vietnam, India, dan Meksiko

"Menurut saya kalau indonesia canggih, cerdas, Indonesia bisa menjadi the fourth super power (Negara superpower keempat) dalam 10 tahun akan datang," ucapnya.

Rizal Ramli menjadi trending di twitter pagi ini karena jadi pembicara di TVone.
Rizal Ramli menjadi trending di twitter pagi ini karena jadi pembicara di TVone. (twitter)

Hal itu ia sampaikan saat menjadi salah satu pembicara di ILC TVOne bertajuk Corona: Setelah Wabah, Krisis Mengancam?, Selasa (21/4) malam.

 Rizal Ramli Curhat Seminggu Diserang 7000 Buzzer, Duga Ada yang Menggerakkan

 KPK Libatkan Masyarakat Berantas Korupsi Peringati Hakordia 2019, Rizal Ramli: Jangan Slogan Doang

Untuk itu, lanjut dia, Indonesia jangan lagi jadi antek China.

"Kontsitusi kita jelas-jelas bebas aktif, nggak boleh blok timur blok barat."

Rizal Ramli menyebut selema ini pemerintah seolah takut banget sama China , sampai slundupin terus orang China dengan dalih turis dan lain-lain.

 Misteri Seorang Ibu Diduga Bunuh 2 Anak Kandung di Lampung, Benarkah Pelaku Alami Gangguan Jiwa?

Untuk itu menurutnya, pemerintah harus menggeser politik ekonomi yang sangat pro China

Dalam acara itu,  Rizal Ramli menyatakan tidak setuju dengan ide printing money atau mencetak uang baru sebagai salah satu solusi menyelamatkan ekonomi nasional di tengah goncangan virus corona.

Menurut Rizal Ramli, opsi tersebut tidak keliru. Tetapi, akan berbahaya jika pemerintah yang menjalankan opsi tersebut tidak kredibel.

 Belva Mundur dari Stafsus Presiden, Ruangguru Tetap jadi Mitra Kartu Prakerja, Begini Alasan Istana

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved