Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Sampah Rumah Tangga Meningkat Dua Kali Lipat Selama PSBB, Warga Depok Pilih Membakarnya

Selama pemberlakuan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, kegiatan pengangkutan sampah oleh petugas mengalami penurunan.

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia |
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Arenta (44), warga Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, memilih membakar sampah untuk menghindari sampah menumpuk lantaran petugas kebersihan telat mengangkut sampah di rumahnya, Selasa (21/4/2020). 

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Iyay Gumilar mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 500 personel tiap hari.

Hal ini guna mengantisipasi lonjakan volume sampah.

DAFTAR Sekolah di Jakarta yang Diusulkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 dan Tenaga Kesehatan

"Tidak bisa dipungkiri aktivitas masyarakat saat ini lebih banyak dilakukan di rumah."

"Sehingga mempengaruhi jumlah produksi sampah yang ikut meningkat."

"Kami sudah siapkan 500 personel dan 120 truk untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung," papar Iyay saat dihubungi wartawan, Selasa (21/4/2020).

Baru Sebatas Usulan, Seratusan Gedung Sekolah untuk Isolasi Pasien Covid-19 Belum Disiapkan

Iyay mengatakan, biasanya jumlah sampah yang diangkut setiap hari sebanyak 700 ton.

Kini, jumlah tersebut melesat menjadi 800 ton setiap hari selama pandemi Covid-19.

Selama PSBB pun, Iyay mengaku pihaknya membatasi waktu pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga.

Perusahaan yang Ditutup karena Masih Beroperasi Saat PSBB di Jakarta Bertambah Jadi 34

Untuk Senin sampai Sabtu, pengangkutan dilakukan hanya sampai pukul 12.00 WIB.

"Sedangkan Hari Minggu, khusus pengangkutan sampah di jalan protokol dengan armada 10 truk," jelasnya.

Untuk itu, Iyay mengimbau seluruh warga agar tetap melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang.

Terbirit-birit Dikejar Polisi, Pelaku Tawuran Buang Celurit di Gerbang Tol Slipi

Yakni, memisahkan sampah organik dari sampah non organik.

Terlebih, saat pandemi Covid-19 yang kerap diisi dengan sampah masker bekas pakai.

"Untuk masker bekas pakai, sebaiknya dipisahkan, demi menjaga kesehatan bersama."

PSBB di Kota Bekasi Mungkin Diperpanjang Sampai Akhir Mei, Stadion Bakal Jadi Tempat Pasien Covid-19

"Terutama untuk kesehatan personel kami dalam menjalani tugas," imbaunya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved