Gunung Anak Krakatau Erupsi
Warga Kalianda Berlarian ke Tempat Tinggi Ketika Mendengar Letusan Dahsyat Anak Krakatau
Warga Kalianda, Lampung Selatan, berbondong-bondong lari ke tempat yang lebih tinggi, setelah mendengar suara letusan Gunung Anak Krakatau
WARTAKOTALIVE.COM, LAMPUNG--Gunung Anak Krakatau kembali meletus, Jumat (10/4/2020) malam.
Letusan yang terjadi cukup besar, menimbulkan bumbungan asap yang tinggi.
Hingga malam hari, sudah dua kali Gunung Anak Krakatau meletus.
Dua kali letusan itu terjadi pukul 21:58 WIB dan 22:35 WIB.
• VIDEO : Detik-Detik Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Geger Suara Dentuman Misterius
• Gunung Anak Krakatau Meletus, Ini Catatan Dahsyatnya Letusan Krakatau 1883 dengan 36.000 Orang Tewas
Berdasarkan data dari Kementerian ESDM di situs magma.vsi.esdm.go.id, letusan Gunung Anak Krakatau terjadi sebanyak dua kali pada Jumat malam.
Letusan pertama terjadi pada pukul 21.58 WIB, dengan estimasi kolom abu mencapai ketinggian 357 meter di atas permukaan laut.
Sementara, letusan GAK kedua terjadi pada pukul 22.35 WIB, dengan estimasi kolom abu mencapai ketinggian 657 meter di atas permukaan laut.
Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau pasca- erupsi awal Januari lalu direkam langsung melalui video oleh tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) yang menggunakan helikopter pada Minggu (13/1/2019). (Twitter @Sutopo_PN)
• Sebaiknya Ikuti Aturan, Langgar PSBB Bisa Dipidana Hingga Denda Rp100 Juta
Warga Kalianda berlarian
Warga Kalianda, Lampung Selatan, berbondong-bondong lari ke tempat yang lebih tinggi, setelah mendengar suara letusan Gunung Anak Krakatau
Seorang warga Kalianda, Lampung Selatan, M Yoga Nugroho mengungkapkan, warga keluar rumah setelah mendengar suara letusan Gunung Anak Krakatau.
"Mereka naik ke tempat lebih tinggi dan menunggu," kata Yoga kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu dini hari.
• Disentil Roy Suryo Usai Bicara Soal Corona, Maia Estianty Serang Balik, Sebut Roy Super Sok Tau
• Mbah Rono Sinyalir Suara Dentuman Semalam Berasal dari Letusan Anak Krakatau? Begini Penjelasannya
Setelah terdengar suara letusan, Yoga mengungkapkan, warga mencium bau belerang.
"Di (Kecamatan) Rajabasa, sudah ada abu bertebaran," ungkap Yoga.
Keluarkan asap berbentuk cendawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gunung-anak-krakatau-meletus-jumat-10.jpg)