Breaking News:

Virus Corona

Meski Sudah Gagal, Begini Ternyata Kronologi dan Sosok yang Memicu Wacana Pembebasan Napi Korupsi

Sebelum membahas pokok persoalan, Yasonna menjelaskan mengapa bisa muncul ide pembebasan narapidana.

Capture Youtube ILC TV One
Menkumham Yasonna dalam acara ILC TVone. Ia menjelaskan sosok dan kronologi wacana pembebasan napi korupsi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wacana membebaskan napi koruptor dengan alasan pandemi virus corona sudah dinyatakan tak bisa diteruskan.

Wacana tersebut dikeluarkan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Banyak masyarakat yang tidak setuju dengan usulan tersebut.

Bahkan Najwa Shihab menilai pembebasan napi korupsi itu mengada-ada.

Dibully di Medsos, Menkumham Yasonna Curhat: Ampun Deh, Bahasanya Kasar, Berhalusinasi, Memprovokasi

Siapa Sebenarnya Sosok Dibalik Usulan Napi Korupsi Bebas oleh Yasonna? Ini Penjelasan Mahfud MD

Presiden Jokowi pun langsung merespon dengan tidak menyetujui usulan itu.

Lewat acara Indonesia Lawyers Club pada Selasa (7/4/2020), Yasonna menjelaskan asal mula usulan yang sempat mengegerkan publik itu.

Ia pun sempat ‘curhat’ dirinya menerima kritik habis-habisan.

"Saya dikritik habis oleh banyak orang, sampai-sampai saya mengatakan belum apa-apa sudah memprovokasi, membuat halusinasi, dan imajinasi tentang apa yang belum dilaksanakan," kata Yasonna.

MENTERI Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di Kemenkumham, saat ditanya wartawan
MENTERI Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di Kemenkumham, saat ditanya wartawan (Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman)

Sebelum membahas pokok persoalan, Yasonna menjelaskan mengapa bisa muncul ide pembebasan narapidana.

Luhut Curhat Soal Kebangsaan Terkait Penanganan Virus Corona, Netizen Langsung Menduga Said Didu

Yasonna menceritakan dirinya mendapat pesan, dari Komisi Tinggi Untuk HAM PBB, Michelle Bachelett, Sub Komite Pencegahan Penyiksaan PBB yang merekomendasikan agar Indonesia membebaskan sejumlah napinya yang tinggal di lapas dengan kapasitas yang sudah terlalu banyak.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved