Selasa, 2 Juni 2026

Virus Corona

Sosialisasi PSBB, Jam Operasional di Terminal Terpadu Pulogebang Bakal Dibatasi

Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang mulai sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pengunjung.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang mulai sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pengunjung. Tampak suasana di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, sepi, pasca Pemprov DKI mengumumkan PSBB, Rabu (8/4/2020). 

Dalam penerapan PSBB Jakarta itu, kegiatan perkantoran akan dihentikan.

Namun, terdapat delapan sektor perkantoran yang tidak akan dihentikan terkait penerapan PSBB Jakarta tersebut.

Hal itu diputuskan setelah Anies rapat kerja dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) DKI Jakarta seperti Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI dan sebagainya.

“Malam hari ini seluruh jajaran Forkopimda dan dari pembahasan yang kami lakukan tadi, DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB"

"sebagaimana digariskan oleh Keputusan Menteri Kesehatan, akan efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Selasa (7/4/2020) malam.

Anies mengatakan, secara prinsip sebetulnya Jakarta telah menerapkan kebijakan tersebut.

Mulai dari seruan bekerja dari rumah, pengurangan jam operasional transportasi umum, ubah pola kegiatan belajar sekolah di rumah, menutup tempat pariwisata dan sebagainya.

“Jadi bagi masyarakat Jakarta, yang nanti akan kami lakukan tanggal 10 itu, utamanya adalah pada komponen penegakan"

"karena akan disusun peraturan yang memiliki kekuatan mengikat supaya warga mengikutinya,” jelas dia.

“Kami berharap pembatasan bisa ditaati, sekaligus menjadi pesan bagi semua untuk membatasi pergerakan, membatasi interaksi"

"karena akan sangat mempengaruhi kemampuan kami untuk mengendalikan virus ini,” tambahnya.

Anies menyadari penyebaran Covid-19 membutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk bisa mengendalikan penularannya.

Kata dia, mekanisme penyebaran virus didatangkan dari saru orang kepada orang lain.

“Itu sebabnya interaksi antar orang penting sekali untuk dibatasi,” ungkapnya.

Dengan penetapan PSBB dari Pemerintah Pusat, bisa mendorong masyarakat untuk membatasi interaksi sosial.

Sebab, pembatasan interaksi itu akan memengaruhi pengendalian virus corona di Jakarta.

“Ada beberapa prinsip yang harus ditegakkan. Di antaranya kegiatan sekolah tetap di rumah, tapi pelayanan tetap jalan meski kerja dilakukan di rumah"

"Dunia usaha akan mengatur kegiatan usahanya dan operasional perkantoran akan dihentikan kecuali delapan sektor,” katanya.

Kemudian untuk dunia usaha pihaknya akan mengatur bahwa kegiatan perkantoran dihentikan kecuali beberapa sektor.

Ada 8 pengecualian yaitu:

1. sektor kesehatan

2. sektor pangan, makanan dan minuman

3. Sektor energi , sepeti air , listrik gas , pompa bensin, itu semua berfungsi seperti biasa

4. Sektor komunikasi, baik jasa komunikasi sampai media komunikasi itu bisa berjalan

5. Sektor keuangan dan perbankan, termasuk pasar modal itu semuanya berjalan seperti biasa

6. Kegiatan logistik distribusi barang itu berjalan seperti biasa jadi ini dikecualikan

7. Kebutuhan keseharian, retail, seperti warung, toko kelontong yang berikan kebutuhan warga itu dikecualikan

8. Sektor industri strategis yang ada dikawasan ibu kota

"Namun sektor kesehatan bukan hanya rumah sakit atau klinik saja, tapi termasuk industri kesehatan seperti pabrik sabun disinfektan," jelas Anies.

“Namun, tetap harus ada physical distancing, penggunaan masker, cuci tangan sesuai protokol kesehatan"

"Semua kegiatan lain di luar sektor itu dianjurkan bekerja dari rumah. Transportasi umum juga dibatasi, jam operasional menjadi pukul 06.00 hingga pukul 18.00,” sambungnya.

Meski demikian, DKI Jakarta akan menyiapkan bantuan sosial kepada warga miskin yang terdampak Covid-19 dan dampak turunnya perekonomian.

Pada Kamis (9/4/2020), pihaknya akan mendistribusikan sembako ke masyarakat di kawasan padat penduduk dan masyarakat miskin hingga masyarakat rentan miskin.

“Kebutuhan masyarakat yang miskin akan dibantu. Keselamatan kita bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam mengurangi interaksi"

"Pemprov DKI melalui Pasar Jaya menyediakan program belanja melalui jarak jauh yang sudah berjalan beberapa minggu ini,” ucapnya. (ABS/FAF/Wartakotalive.com/TribunJakarta.com)

Sumber: WartaKota
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved