Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Soal PSBB Ojol Larang Angkut Penumpang, Begini Respon GoJek

Pada prinsipnya Gojek Indonesia selalu berupaya mematuhi regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak covid-19.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Nur Ichsan
Pengemudi ojol melintas di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (7/4/2020). 

Hingga saat ini GoJek telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para mitra driver agar tetap dapat beroperasi dan menjalankan tugasnya dengan aman di tengah pandemi Covid-19.

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Chief of Corporate Affairs Gojek Indonesia Nila Marita mengatakan bahwa Gojek Indonesia hingga saat ini tengah berdiskusi mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di mana salah satu poinnya melarang pengemudi ojek online untuk membawa penumpang.

Aturan mengenai pedoman PSBB ini terdapat dalam pasal 15 Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020.

"Saat ini kami sedang mengkaji dan berdiskusi lebih lanjut bersama dengan pemerintah terkait implementasi peraturan ini," kata Nila Marita, Selasa (7/4/2020).

PSBB Jakarta Ditetapkan, 6 Aktivitas Ini Dilarang atau Dibatasi Dilakukan, Tapi Ada Pengecualiannya

Baru Diteken, Ojol Sudah Dapat Diskriminasi karena PSBB

Anies Baswedan Dianggap Sudah Penuhi 5 Syarat untuk PSBB Jakarta, Ini Pembatasan yang Harus Dipatuhi

Nila Marita menyampaikan, pada prinsipnya Gojek Indonesia selalu berupaya untuk mematuhi regulasi-regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak Covid-19.

Bahkan hingga saat ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk membantu mitra-mitra Gojek agar tetap dapat beroperasi dan menjalankan tugasnya dengan aman di tengah pandemi Covid-19.

"Karena mitra-mitra ini, terutama para mitra driver merupakan andalan kita bersama di tengah masyarakat diimbau untuk di rumah saja guna menekan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Pengemudi ojol melintas di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (7/4/2020).
Pengemudi ojol melintas di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (7/4/2020). (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)

Kartu Penanda Suhu Tubuh

Nila Marita menyampaikan jika sejauh ini Gojek Indonesia telah melakukan upaya memastikan keamanan dan kesehatan ekosistem Gojek, di antaranya penyediaan Masker, Hand Sanitizer, Vitamin dan Desinfektan.

"Sampai saat ini Gojek telah mengimpor 5 juta masker dan juga menyediakan cairan pembersih (hand sanitizer), vitamin, dan penyemprotan kendaraan dengan cairan disinfektan di berbagai kota besar di Indonesia," katanya.

Tak hanya itu, Gojek juga Penyediaan Kartu Penanda Suhu Tubuh di Merchant GoFood.

Kartu Penanda Suhu Tubuh ini merupakan pedoman dari Gojek yang dijalankan berbagai mitra merchant GoFood untuk memastikan keamanan dan makanan yang dikirimkan.

Kartu ini berisi informasi mengenai suhu tubuh dari pihak yang menangani makanan yang dipesan, yaitu karyawan mitra merchant yang memasak, karyawan yang menyiapkan makanan, serta mitra driver yang mengantar makanan.

"Dengan prosedur ini, mitra driver kami dapat mengetahui suhu tubuhnya dari waktu ke waktu tanpa harus melakukan pengecekan sendiri," ungkapnya.

Gojek Indonesia juga menyajikan Fitur Contactless Delivery untuk Perlindungan Mitra Driver.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved