Virus Corona

Sudah Ungkap 18 Kasus, Polri: Jangan Coba-coba Timbun Masker dan Sembako!

Argo Yuwono mengatakan selama pandemi Covid-19, polisi sudah mengungkap 18 kasus penimbunan masker di seluruh Indonesia.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Argo Yuwono saat masih menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan selama pandemi Covid-19, polisi sudah mengungkap 18 kasus penimbunan masker di seluruh Indonesia.

Ke depan, ia berharap tidak ada lagi penimbunan masker atau bahkan sembako di Indonesia, terutama selama pandemi Covid-19.

"Selama wabah ini sudah ada 18 kasus penimbunan masker yang diungkap Mabes Polri dan jajaran."

Polri Hapus Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sampai 29 Mei 2020

"Yakni di wilayah Polda Metro ada 6 kasus, di Sulawesi Selatan ada 2 kasus, di Jawa Timur 4 kasus, Jawa Barat 3 kasus, Kepulauan Riau 2 kasus, dan Jawa Tengah 1 kasus," katanya, Rabu (1/4/2020).

Ke depan, kata Argo, Polri akan terus melakukan pemantauan atas hal ini, termasuk terkait ketersediaan sembako dan bahan pokok penting.

"Jadi jangan coba-coba melakukan penimbunan, karena akan kami lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Rapid Test Covid-19 untuk Anggota DPR dan Keluarganya Batal Digelar, Diserahkan ke Komisi dan Fraksi

Sebelumnya, Argo memastikan Mabes Polri telah memberikan directive atau arahan dan panduan ke seluruh Polda, Polres, hingga tingkat Polsek.

Hal ini terkait langkah teknis yang mesti dilakukan polisi dalam mendukung dan mengamankan kebijakan pemerintah berupa pembatasan sosial berskala besar dalam penanganan Covid-19.

"Pihak kepolisian sudah membuat directive dan panduan kepada Polda-polda dan sampai ke tingkat Polres, apa yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian."

TAK Ada Warga Kepulauan Seribu yang Terinfeksi Covid-19, Ini Penyebabnya

"Ini biar seirama, biar sama sesuai aturan dan UU, mulai dari Mabes Polri sampai ke tingkat bawah, yakni tingkat polsek tentunya," jelas Argo.

Intinya, kata Argo, kepolisian mendukung penuh kebijakan pemerintah berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sudah di sampaikan oleh Presiden Jokowi.

"Tentunya kepolisian punya tanggung jawab berkaitan dengan kebijakan ini, sehingga membuat panduan dan directive ke seluruh jajaran," paparnya.

JOKOWI: Lockdown Itu Apa Sih?

Bahkan, katanya ada beberapa Polda yang membuat buku saku bagi anggotanya atas hal ini.

"Dengan adanya buku saku ini tujuannya biar sama seirama dan sesuai aturan seperti apa yang akan dilakukan sampai ke tingkat bawah," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved