Jumat, 10 April 2026

Virus Corona

WNI Boleh Pulang ke Indonesia Tapi Langsung Berstatus ODP, Wajib Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

WNI Baru Pulang dari Luar Negeri Langsung Berstatus ODP, WNI dari Malaysia dan ABK Paling Disoroti

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool
Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Ia mempersilahkan WNI pulang atau mudik saat lebaran namun dengan status ODP. 

Presiden Joko Widodo memperbolehkan warga negara Indonesia ( WNI) yang saat ini berada di luar negeri untuk pulang ke Tanah Air.

Namun, mau tidak mau mereka harus dikategorikan ke dalam Orang Dalam Pemantauan ( ODP).

"Jika tidak ada gejala bisa dipulangkan ke daerah masing-masing tapi statusnya adalah ODP," ujar Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang penanganan arus masuk WNI dan pembatasan perlintasan WNA, lewat video conference dari Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

37 WNI Dilaporkan Terjebak di India, Kacau Setelah Kebijakan Lockdown, PM Narendra Modi Minta Maaf

UPDATE: WNI Positif Corona di Singapura Jadi 25 Orang, Satu Sembuh, Satu Meninggal Dunia, 23 Dirawat

Mereka pun dituntut untuk melaksanakan isolasi mandiri secara disiplin selama 14 hari ke depan.

Demikian juga WNI di luar negeri yang memiliki gejala medis serupa Covid-19.

Hanya saja, mereka yang bergejala tidak diperbolehkan untuk isolasi mandiri, melainkan harus bersedia diisolasi di fasilitas kesehatan yang telah disiapkan pemerintah di Pulau Galang, Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Kemajuan pembangunan karantina corona di Pulau Galang oleh WEGE.
Kemajuan pembangunan karantina corona di Pulau Galang oleh WEGE. (Dokumentasi WEGE.)

"Yang memiliki gejala, isolasi di Rumah Sakit yang disiapkan di Pulau Galang," kata Jokowi.

Amankah Donor Darah di Saat Wabah Virus Corona? Sandiaga Uno Yakinkan dengan Cara Ini

Kebijakan tersebut dikeluarkan Presiden Jokowi mengingat ada kemungkinan WNI di luar negeri akan pulang ke Tanah Air menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Terutama WNI dari Malaysia. "Bisa ratusan ribu sampai jutaan WNI yang akan pulang. Saya terima laporan setiap hari ada 3.000 pekerja migran dari Malaysia," kata Presiden Jokowi.

Selain itu, pemerintah juga mencermati kepulangan dari WNI yang bekerja sebagai kru atau anak buah kapal. Diperkirakan jumlahnya mencapai 10.000 orang.

"Perlu disiapkan tahapan untuk screening mereka," lanjut dia.

Bercerai dari Angel Lelga, Vicky Prasetyo Menerima Putusan Hakim dan Tidak Mengajukan Banding

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan mengawasi secara ketat kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri untuk mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19).

Salah satu yang dicermati adalah kedatangan para pekerja migran dari Malaysia.

Ia pun memprediksi akan ada ratusan ribu hingga jutaan pekerja migran dari Malaysia yang akan kembali ke Tanah Air pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Ini betul-betul perlu kita cermati karena ini menyangkut bisa ratusan ribu, bisa jutaan WNI yang akan pulang," kata dia.

DOBRAK Pintu Kontrakan di Tambora, Polisi Temukan 11 Klip Sabu Siap Edar dan Amankan Pelaku

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved