Virus Corona

Jokowi Gratiskan Tagihan Listrik April, Mei, dan Juni, Ini Lengkapnya

Kebijakan itu diterbitkan Jokowi sebagai upaya mengatasi dampak virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia.

WARTAKOTA/Muhammad Azzam
Sejumlah petugas PLN melakukan penggantian kWh meter di rumah warga di RW 10 Perum Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Jumat (10/1/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggratiskan tagihan listrik untuk warga Indoenesia selama tiga bulan ke depan.

Kebijakan itu diterbitkan Jokowi sebagai upaya mengatasi dampak virus corona atau Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia.

Dilansir dari Tribunnews.com,  Jokowi menyebut terdapat beberapa skema untuk menggratiskan tagihan listrik tersebut.

"Tarif listrik 450 VA akan digratiskan selama 3 bulan ke depan, April, Mei, Juni," ujar Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2020) dilansir Kompas TV.

Sementara itu untuk pelanggan listrik 900 VA akan mendapatkan diskon 50 persen untuk bulan April, Mei, Juni.

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif agar penyebaran COVID-19 ini bisa dihambat dan diberhentikan.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif agar penyebaran COVID-19 ini bisa dihambat dan diberhentikan. (Antara Foto/Sigid Kurniawan)

Selain itu Jokowi juga menerbitkan keringanan pembayaran kredit.

Keringanan ini akan diberlakukan bagi para pekerja informal, ojek online, UMKM, nelayan, dengan penghasilan harian dengan kredit di bawah Rp 10 miliar,

"OJK telah mengeluarkan aturan dan akan dimulai pada bulan April," ujar Jokowi.

Kebijakan OJK soal Pelonggaran Kredit

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan stimulus perbankan berupa pelonggaran kredit ke debitur untuk mengantisipasi dampak meluasnya virus corona ke dunia usaha.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved