Virus Corona Jabodetabek
31 Warga Tangerang Selatan Terinfeksi Covid-19, 6 Orang Meninggal
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperpanjang masa tanggap darurat bencana wabah COVID-19 hingga 29 Mei 2020.
Bahkan, Airin mendapatkan laporan ada warga yang berkumpul di rumah makan.
"Kasus ini terus meningkat setiap waktu karena kesadaran kita belum tinggi."
"Kami imbau agar masyarakat bisa menjalankannya sebab ini untuk kesehatan kita semua," ucap Airin.
• KKSB Tembak 3 Karyawan Freeport, Satu Warga Selandia Baru Tewas, Begini Kronologinya
Airin juga menuturkan, hampir 50 persen warga Kota Tangerang Selatan bekerja di wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor.
Kesadaran yang rendah dalam menjaga jarak, membuat peluang terpapar semakin besar.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketenagakerjaan telah mengeluarkan imbauan kepada perusahaan untuk menerapkan sistem Work from Home (WFH).
• Penghentian Sementara Layanan Bus di Terminal Jakarta Batal Dilakukan, Ini Penyebabnya
Meski masih ada perusahaan dengan kategori industri tertentu yang mengharuskan pegawainya datang ke kantor, penerapan social distancing harus diterapkan.
"Tapi jika ada perusahaan yang diketahui karyawannya positif namun belum melakukan sistem WFH, maka bisa laporkan kepada kami untuk diambil tindakan," ucapnya.
Wali Kota Airin mengatakan, kegiatan rapid test mulai hari ini telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan di seluruh wilayah kecamatan.
• Anies Baswedan: Penyebaran Covid-19 di Jakarta Masih Amat Mengkhawatirkan
Ia mengatakan, kegiatan rapid test yang dilakukan petugas, dibarengi juga dengan validasi data terkait warga yang masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
"Jadi, kegiatan rapid tes ini dibarengi juga pendataan."
"Intinya agar lebih akurat, selain petugas mendapatkan laporan dari rumah sakit yang menangani dan Dinkes Provinsi maupun Kemenkes," ungkap Airin.
• KABAR Baik dari Kabupaten Bekasi, Tiga Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh!
Airin menuturkan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah mendistribusikan sebanyak 450 unit Alat Perlindungan Diri (APD) yang merupakan bantuan dari Pemprov Banten.
Bantuan APD dan alat kesehatan lainnya dari pemerintah pusat dan CSR juga telah didistribusikan melalui Dinas Kesehatan.
Saat ini, Pemkot Tangerang Selatan masih terus melakukan pendataan kebutuhan alat kesehatan lainnya.
• Doni Monardo: Seperti Perang, Tak Ada Satupun Negara di Dunia Ini Siap Hadapi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/airin-rachmi-diany-di-balai-kota-tangsel.jpg)