Virus Corona

Pemimpin Chechnya Tak Segan Bunuh Pelanggar Karantina Virus Corona

Pemerintah Republik Chechnya tegas dalam melawan penyebaran virus corona

Pemimpin Chechnya Tak Segan Bunuh Pelanggar Karantina Virus Corona
TASS via Kompas.con
Razman Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya.(TASS/Denis Abramov ) 

 Pemerintah Republik Chechnya tegas dalam melawan penyebaran virus corona.

Pada Selasa (24/03/2020) pemimpin republik Chechnya, Ramzan Kadyrov membuat pernyataan pada pertemuan pemerintah Chechnya tentang virus corona.

Pemimpin negara bagian Rusia yang didominasi muslim itu mengkonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona pertamanya

UPDATE: Presiden Jokowi Jelaskan Sebelum Meninggal, Ibunya Derita Kanker Empat Tahun Terakhir

Waspadai Pandemi COVID-19, Tetapi Jangan Abaikan TBC, Tak Kalah Mematikan

Kasusnya berasal dari seorang warga Chechnya yang kembali dari perjalanan ibadah umrah di Mekah dan tidak mematuhi peraturan karantina.

Menurut kantor berita regional Kaukasus, Knot News, Kadyrov menegaskan bahwa siapa pun yang tidak taat aturan akan dibunuh

Orang yang terinfeksi tidak hanya sakit tapi juga mampu menulari keluarganya, saudara perempuan dan lelakinya, juga tetangganya, demikian ucap Kadyrov.

Rocky Gerung Sentil Cara Presiden Jokowi Tangani Corona, Singgung Dua Juta Turis China

Dia juga menambahkan bahwa orang yang menyebarkan informasi palsu tentang virus corona harus dihukum dengan layanan masyarakat

Pada Selasa juga, Kadyrov memerintahkan penutupan restoran, kafe dan tempat ramai di Chechnya sebagai upaya penghentian penularan virus

Awal bulan ini, Kadyrov tadinya menepis kekhawatiran tentang virus Covid-19 dan meminta warganya untuk minum air campuran lemon dan madu untuk meningkatkan sistem imun.

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

Termasuk juga mengonsumsi bawang putih untuk membersihkan darah.

Virus corona telah menewaskan lebih dari 18 ribu orang di seluruh dunia. Untuk itu, Rusia telah melakukan tindakan antisipasi untuk menahan pelebaran wabah virus corona di negaranya

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Batang, Sita Parang Hingga Kabel, Berikut Kronologinya

Sejauh ini terdapat 658 kasus infeksi virus corona dilaporkan di seluruh rusia dengan tiga kasus terjadi di republik Chechnya, negara bagian utara Kaukasus, Rusia yang didominasi masyarakat muslim

Pemerintah Rusia sejauh ini juga telah mengatakan kepada wilayah negara itu untuk menutup klub malam dan bioskop untuk memperlambat penyebaran virus corona

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved