Berita Daerah

Bingung Karena Tak Punya Uang Mahar, Pria Ini Rekayasa Dirinya Diculik Agar Pernikahannya Batal

Pemuda tersebut sudah kehabisan uang untuk mahar padahal waktu menikah dengan tunangan di kampung sudah dekat.

Editor: Feryanto Hadi
Dokumentasi Polsek Peureulak via Kompas.com
Tak punya uang untuk mahar, pemuda 24 tahun di Aceh nekat ikat diri sendiri di bawah jembatan hingga mengaku dirampok supaya batal nikah 

Sebuah beban berat dirasakan pemuda asal Aceh Timur. Keinginannya untuk menikah terhalang oleh materi.

Ia tak memiliki uang sebagai mahar untuk mempersunting kekasihnya.

Di tengah rasa bingungnya, pria tersebut membuat sebuah skenario.

Ia pura-pura menjadi korban penculikan. 

Namun, aksinya terbongkar.

Ria Ricis Digeruduk Warga Hingga Disentil Banyak Orang Karena Nekat Syuting di Tengah Pandemi Corona

Keuangan Barcelona Mulai Sulit Akibat Terdampak Covid-19, Gaji Messi Cs Terancam Dipangkas

 Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Dwi Arys Purwoko melalui keterangan tertulisnya menerangkan, rekayasa ini dibuat oleh seorang pemuda KM (24).

Warga asal Desa Alue Dalam, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur itu merancang rekayasa penculikannya agar pernikahannya bersama tunangan batal.

Pasalnya, KM sudah kehabisan uang untuk mahar padahal waktu menikah dengan tunangan di kampung sudah dekat.

Dianggap Lambat Tangani Corona, PM Prancis Digugat, Jansen Sitindaon: Di Sini Sibuk Promosi Wisata

Konferensi Pers Gaduh Saat Wanita Mengaku ODP Corona Tiba-tiba Masuk dan Mendekat ke Narasumber

Melansir dari Kompas.com, kejadian ini bermula pada Minggu (15/03/2020) kemarin.

Saat itu, sekira pukul 23.00 WIB, KM pergi ke Kota Langsa untuk bertemu seorang temannya bernama Wahyu.

Kepada Wahyu, KM meminjam uang sebesar Rp 1 juta.

Ia mengatakan, uang tersebut akan dipergunakan untuk pulang ke Banda Aceh.

Padahal uang itu digunakan KM untuk membayar utang ke Tengku Kudri, seorang temannya yang lain yang juga di Langsa.

Pengajuan Hutang Sebesar Rp 4,8 triliun Disetujui, Bank Dunia Segera Kucurkan Duit untuk Indonesia

Istri Kuli Bangunan Terinspirasi Adegan Sinetron, Ajak Pria Ngamar, Suami Datang, Korban Diperas

"Uang dari Wahyu itu diberikan ke Tengku Kudri.

Dia bayar utang ke Tengku Kudri sebesar Rp 700 ribu,” terang Kasat Reskrim.

Semalam suntuk itu dihabiskan KM untuk memikirkan jadwal pernikahan yang sudah dekat, sementara uang yang dia miliki tidak cukup untuk mahar

Lalu pada Senin (16/03/2020), ia memutuskan untuk pulang ke desanya menggunakan angkutan umum.

Ingin Lekas Kaya, Sopir Truk Jual Istri untuk Layanan Thresome Bertarif Jutaan Rupiah

Namun baru di perjalanan, ia sudah mengurungkan niatnya dan memilih turun di dekat jembatan Alue Nireh.

Di sanalah ia kemudian terpikirkan untuk menyusun rekayasa penculikan dan perampokan agar terhindar dari acara pernikahan.

Rencananya itu baru ia eksekusi pada keesokan harinya, Selasa (17/03/2020), setelah semalam menginap di Masjid Alue Nireh.

Pertama-tama ia menggulung-gulungkan tubuhnya ke lumpur agar bajunya terlihat kotor.

Jahat! Suami Mabuk Pukuli Istri dengan Raket dan Galon Hingga Tewas, Penyebabnya Sepele

Ki Kusumo Sebut Virus Corona Sebagai ‎Peringatan dari Alam Semesta: Ini Pageblug, Harus ada Ritual

Kemudian, KM mengikat tangannya sendiri menggunakan seutas tali yang dia temukan saat itu.

"Setelah itu dia baru teriak minta tolong. Warga mendengar teriakan KM dan membantunya lalu melapor ke polisi," terang Dwi.

Awalnya Sepelekan Corona, Wanita Ini Kini Terbaring Lemah, Bagikan Video Kondisinya yang Mengerikan

Namun ternyata polisi jeli dan motif rekayasa penculikan ini terungkap.

Pasalnya, KM sendiri kerap memberikan keterangan yang berberlit-belit.

"Tujuannya buat batal nikah saja," pungkas Dwi.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved