Kamis, 16 April 2026

Virus Corona

Anies Baswedan: Virus Corona Bukan Aib

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak memandang virus corona (Covid-19) sebagai aib.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPD Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (29/2/2020) malam. 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak memandang virus corona (Covid-19) sebagai aib.

Stigma yang ditimbulkan itu, katanya, justru membuat masyarakat yang berpotensi terjangkit, menjadi enggan memeriksakan kesehatannya di rumah sakit.

“Perlu kami garis bawahi bahwa Covid-19 ini bukan aib."

Ketua KPK Bilang Keberhasilan Pemberantasan Korupsi Tak Hanya Diukur dari Banyaknya OTT

"Jadi kalau terdeteksi itu tidak usah harus disembunyikan,"

"Justru kalau terdeteksi harus menyampaikan supaya melindungi yang lain dari tertular."

"Dan melindungi dirinya agar bisa langsung dapat tindakan perawatan,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Sabtu (14/3/2020).

KRONOLOGI Tawuran Pelajar Tewaskan Satu Orang di Bekasi, Sudah Direncanakan dan Pilih Tempat Sepi

Menurut Anies Baswedan, masyarakat harus transparan kepada pemerintah bila mendapati gejala corona seperti batuk, flu, dan demam tinggi.

Pemerintah daerah berjanji akan memprioritaskan penanganan bagi masyarakat yang mengalami gejala tersebut.

“Prinsip nomor satu adalah transparan (responsif), yang kedua adalah faktual sesuai dengan kenyataan, dan yang ketiga kecepatan untuk bertindak,” ujarnya.

Kongres Partai Demokrat Tetap Digelar di Tengah Pandemi Virus Corona, Dikategorikan Seperti Arisan

Anies Baswedan tak menampik, petugas kesehatan kerap menemui kesulitan dalam menghadapi masyarakat dengan gejala tersebut.

Mereka cenderung menolak untuk dibawa ke rumah sakit, karena khawatir bila dinyatakan positif mereka tidak akan bekerja.

Akibat tidak bekerja itu, gaji mereka dipotong oleh perusahaan yang memperkerjakannya.

Aksi Maling Motor Tepergok Warga, Pistolnya Jatuh Setelah Dilempar Pakai Staples

“Jadi banyak petugas-petugas kami itu mengalami kesulitan ketika meyakinkan untuk membawa ke rumah sakit."

"Ceritanya banyak sekali, dan sebagian dari mereka merasa kesulitan untuk mau mengikuti prosedur karantina karena takut kehilangan pekerjaan,” ungkapnya.

Karena itulah, Anies Baswedan kemudian mengambil kebijakan baru di kalangan aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta.

Diduga Menyeberang Sembarangan, Bocah Meninggal Tertabrak Bus TransJakarta di Pulogadung

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved