Rabu, 13 Mei 2026

Virus Corona

Dinkes DKI: Ada 378 Orang Dalam Pemantauan Virus Corona, 166 Pasien Dalam Pengawasan, Ini Datanya

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, jumlah itu dihimpun sampai hari Senin (9/3/2020) pukul 18.00.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat jumpa pers di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (4/3/2020). Saat itu Widyastuti menyampaikan, DKI mengusulkam dua fasilitas kesehatan yakni RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu sebagai rumah sakit rujukan pasien virus corona. 

“Kami laporkan juga, bahwa kami merujuk dua pasien sehingga total yang kami adukan rujukan melalui ambulans gawat darurat (AGD) kami ada 13 orang...”

“Untuk data kasus positif, untuk lebih detail tentu silakan sesuai dengan protokol komunikasi (melalui) pemerintah pusat...”

DINAS KESEHATAN DKI Jakarta mencatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona mencapai 378 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 166 orang.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, jumlah itu dihimpun sampai hari Senin (9/3/2020) pukul 18.00.

Dia merinci untuk ODP, 68 orang masih dalam pemantauan sedangan 310 orang sudah selesai dipantau.

Sementara untuk PDP, 79 pasien sudah selesai dirawat di rumah sakit dan 87 pasien lagi masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

DKI Anggarkan Rp 54 miliar untuk Perkuat Layanan RSUD Cengkareng Layani Pasien Virus Corona

Kondisi Terkini 9 Pasien Virus Corona di RSPI Sulianti Masih Batuk, Perlu Tambah Alat Pelindung Diri

Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 27 Orang, Satu Pasien Tidak Jelas Tertular dari Mana

“Kami laporkan juga, bahwa kami merujuk dua pasien sehingga total yang kami adukan rujukan melalui ambulans gawat darurat (AGD) kami ada 13 orang,” kata Widyastuti di Balai Kota DKI pada Selasa (10/3/2020).

Dalam kesempatan itu, Widyastuti enggan menjawab 13 pasien yang dirujuk ke rumah sakit rujukan. Kata dia, pihak yang berwenang untuk mengungkapkan hal ini adalah Kementerian Kesehatan.

“Untuk data kasus positif, untuk lebih detail tentu silakan sesuai dengan protokol komunikasi (melalui) pemerintah pusat,” ujarnya.

Tambah RS rujukan

Sejauh ini, pemerintah pusat dan daerah telah menambah rumah sakit rujukan untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona di DKI Jakarta.

Dari tiga rumah sakit yang ada, pemerintah menambah lima unit lagi sehingga totalnya menjadi delapan rumah sakit.

Sebelumnya tiga rumah sakit yang sudah disiapkan adalah RSUP Persahabatan Jakarta Timur, RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat dan RSPI Sulianto Saroso Jakarta Utara.

Namun kini ada lima rumah sakit yang ditambah yakni RSAL Mintohardjo, RSUP Fatmawati, RS Polri Soekamto, RSUD Cengkareng, dan RSUD Pasar Minggu.

Dari delapan rumah sakit itu, pemerintah menyiapkan 125 tempat tidur di kamar isolasi.

“Sesuai dengan SK Menteri Kesehatan, ada tiga rumah sakit rujukan. Kemudian ditambah yang kini dalam proses SK Menteri Kesehatan, sesuai hasil koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah termasuk Pemprov DKI Jakarta (RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu),” katanya. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved