Penangguhan Perjalanan Umrah

Pengendapan Dana Jamaah Terkait Penangguhan Umrah Akibat Corona Capai Triliunan Rupiah

Akan ada dampak cukup besar dan rumit apabila penangguhan tersebut dilakukan dalam waktu cukup lama

istimewa
Menindaklanjuti penangguhan sementara kedatangan jemaah umrah ke Arab Saudi sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19), PT Angkasa Pura II pada hari ini melakukan koordinasi secara intensif dengan maskapai yang melayani penerbangan menuju Arab Saudi. 

Sebab, akan ada triliunan rupiah dana yang tidak berputar selama masa penangguhan itu berlangsung

"Dua sampai tiga minggu vakum, kita estimasikan kalau ada 100 ribu jamaah, dengan harga minimal Rp20 juta, maka pengendapan dana sekitar Rp2 triliun. Karena prosesnya sudah berjalan, sudah masuk maskapai, sudah dibayarkan ke pihak hotel. Dan perputaran uangnya berhenti," ungkapnya.

Ini Langkah PT Angkasa Pura II Usai Arab Saudi Hentikan Umrah Akibat Virus Corona

UPDATE Pengusaha Travel Haji dan Umrah Sarankan Tiga Opsi untuk Pemerintah Terkait Penghentian Umrah

Richan menambahkan, berbagai upaya lain juga terus dilakukan, salah satunya meyakinkan pihak Arab Saudi bahwa Indonesia hingga saat ini bebas dari virus Corona.

"Kami asosiasi mengimbau kepada jamaah supaya mengerti. Arab Saudi juga membuat kebijakan ini bukan tanpa alasan, buat kemaslahatan ummat. Apalagi juga soal persiapan haji nanti. Karena haji nanti dua juta orang akan berkumpul dalam hari dan tempat yang sama, tuturnya.

Jamaah memahami

Direktur Arminareka Perdana, Darnely Guril, mengungkapkan, sejauh ini pihaknya tidak mendapatkan protes dari jamaah terkait penangguhan keberangkatan itu. Ia menyebut, jamaah memahami kebijakan dari Arab Saudi.

"Nggak ada satupun jamaah yang protes dan nggak ada satupun jamaah yang datang untuk dikembalikan uangnya. Mereka paham kok," ungkapnya.

Sebagai perusahaan penyelenggara perjalanan terbesar saat ini, Darnely Guril mengaku tidak begitu mempermasalahkan kebijakan tersebut selama dilakukan demi kemaslahatan ummat.

"Kita tidak pernah bilang rugi, tapi keuntungannya memang berkurang. Tapi saya berpikir, meskipun (keuntungan) secara ekonomi berkurang, tapi secara pahala kita kan tetap," katanya.

Ia menyebut, sudah melakukan berbagai langkah terkait penangguhan tersebut. Misalnya, melakukan pengurusan refund atau melakukan upaya reschedule baik akomodasi maupun transportasi.

Halaman
1234
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved