Virus Corona

Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia, Ini Penjelasannya

Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia. Simak penjelasan selengkapnya dalam berita ini

EPA-EFE / XIONG QI / XINHUA
Para peneliti memutuskan obat virus corona tersebut bernama Chloroquine Phosphate atau obat antimalaria. 

SAMPAI saat ini, Indonesia mengklaim bahwa belum ada pasien positif virus corona di Indonesia. 

Saat ini, tercatat di Indonesia sudah ada 136 orang pasien dalam pengawasan virus corona. 

Berdasarkan keterangan Giri, staf Humas Kemenkes, pasien dalam pengawasan adalah orang yang mempunyai gejala demam, batuk, sesak napas dan mempunyai riwayat perjalanan ke negara terjangkit COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir.

Pasien ini dirawat di ruang isolasi dan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah sakitnya itu karena COVID atau bukan.

Hingga saat ini, Humas Kemenkes memastikan bahwa pasien dalam pengawasan tidak ada yang positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan Balitbangkes.

Pasien dalam pengawasan tertinggi berada di Jakarta sebanyak 35 orang.

Sementara untuk di Batam, Kepulauan Riau, sebanyak 11 Orang.

BREAKING NEWS: Dinkes DKI Pastikan Tak Ada Warga Jakarta Terkena Virus Corona

Melanie Subono Pergoki Orang Berbaju Hazmat Bilang Ada Suspect Virus Corona di Rumah Sakit

Data tersebut dikeluarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dalam hal ini Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Laboraturium Rujukan Penyakit-penyakit Infeksi

Hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan novel corona virus per 27 februari 2020.

Sebelumnya, pasien dalam pengawasan ini tersebar di 44 rumah sakit yang ada di 22 Provinsi di Indonesia.

Diantaranya DKI Jakarta 35 orang, Bali 21 orang, Jateng 13 Orang, Kepri 11 orang, Jabar 9 orang, Jatim 10 orang, Banten 5 oang, Sulut 6 orang, Jogya 6 orang, Kaltim 3 orang, Sulsel 2 orang, Jambi 1 orang, Papua Barat 1 orang, NTB 2 orang, Bengkulu1 orang, Kalbar 1 orang, Kalteng 1 orang, Sultra 1 orang, Maluku 1 Orang, Sumbar 1 orang, Babel 1 orang, Sumsel 2 orang.

Manfaatkan Wabah Virus Corona, Pabrik di Cilincing Jual Masker Ilegal Rp 230 Ribu per Boks

Dokter Peng Yinhua, dokter muda yang masih berusia 29 tahun, dia wafat karena virus corona pada Kamis (20/2/2020).
Dokter Peng Yinhua, dokter muda yang masih berusia 29 tahun, dia wafat karena virus corona pada Kamis (20/2/2020). (weibo/Peng Yinhua)

Untuk diketahui, Pasien dalam pengwasan ini mempunyai gejala dan riwayat tertentu.

  • Seperti Demam tingi dan suhu badannya mencapai 38 Drajat
  • batuk, Pilek dan Nyeri tenggorokan
  • Pneumonia ringan hingga berat berdasarkan gejala klinis dan gambaran radiologis
  • Riwayat perjalanan ke China atau wilayah negara yang terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum gejala timbul
  • Riwayat Kontak erat dengan kasus konfirmasu 2019-nCOV
  • Bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien konformasi Corona Virus atau wilayah negara yang terjangkit
  • Efek Corona Virus; Singapura Cancel 12 Penerbangan ke Indonesia Hingga Mei 2020

Penyebar Hoaks Virus Corona di Bandara Soetta Pernah Kerja di Jepang, Sarjana Ilmu Komputer

Para siswa di Jepang akan libur sebulan, dua minggu karena virus corona dua minggu lagi karena memang musim libiuran. Tampak para siswa di Jepang berjalan pulang ke sekolah.
Para siswa di Jepang akan libur sebulan, dua minggu karena virus corona dua minggu lagi karena memang musim libiuran. Tampak para siswa di Jepang berjalan pulang ke sekolah. (Kyodo.net)

Maskapai penerbangan Singapura, Singapura Airlines dan Silk Air, mulai Senin (24/2/2020) hari ini, hingga 29 Mei 2020 mendatang, menutup sementara penerbangan ke Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved