Formula E

PSI Sebut Formula E di Monas Cocoklogi, Minta Pemprov DKI Kembalikan Commitment Fee ke Kas Negara

PSI DPRD DKI Jakarta menyebut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berupaya melakukan cocoklogi terhadap penyelenggaraan Formula E di Monas.

fiaformulae.com
Logo Formula E 

FRAKSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyebut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berupaya melakukan cocoklogi terhadap penyelenggaraan Formula E di Monas, Jakarta Pusat.

Balapan yang diklaim menarik wisatawan itu, pembayaraan biaya komitmen-nya sebesar Rp 360 miliar, justru melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, bukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, demi tertib anggaran, antara program dan kegiatan harus konsisten.

Ceburkan Diri untuk Hindari Kejaran Polisi Setelah Tawuran, Remaja Ditemukan Tewas di Danau

Jika anggaran commitment fee berada di dalam Program Pembinaan dan Pengembangan Olahraga, maka kegiatannya harus berupa olahraga.

Sebaliknya, jika kegiatannya berbentuk acara pariwisata, maka harus di bawah Program Pengembangan Destinasi Pariwisata.

“Kerja di pemerintahan itu ada aturan yang harus dipatuhi. Jangan berakrobat seenaknya sendiri."

Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terkenal dan Berkinerja Paling Bagus, Erick Tohir Berani

"Jika Pak Gubernur memaksakan Formula E bukan sebagai kegiatan olahraga, maka saya minta uang commitment fee dikembalikan ke kas negara,” tegas pria yang disapa Ara itu berdasarkan keterangan tertulis, Selasa (18/2/2020).

Ara mengatakan, di dalam dokumen anggaran, commitment fee acara Formula E ada di program olahraga.

Sedangkan di UU Cagar Budaya, acara olahraga tidak termasuk kategori kegiatan yang boleh dilakukan di kawasan cagar budaya.

Meski Sudah Disetujui Pusat, Ketua DPRD DKI Tetap Minta Balapan Formula E Tak Digelar di Monas

Kata dia, Monas ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Nomor 475 Tahun 1993.

Sementara, UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 85 ayat 1 mengatur pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan setiap orang dapat memanfaatkan cagar budaya.

Untuk kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata.

MAKI Gelar Sayembara Berhadiah iPhone 11 Bagi Penemu Harun Masiku dan Nurhadi, KPK Tak Tersindir

“Cocoklogi yang saya maksud adalah PT Jakpro berusaha membelokkan fakta dengan menyebut bahwa balapan Formula E adalah acara pariwisata."

"Sepertinya itu disengaja agar Formula E bisa masuk ke dalam kategori kegiatan yang dibolehkan dalam UU Cagar Budaya,” urainya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved