Kongres PAN

Saling Lempar Minuman Kemasan Hingga Lempar Kursi di Kongres PAN, Amien Rais yang Jadi Trending

Saling Lempar Minuman Kemasan Hingga Lempar Kursi di Kongres PAN, Amien Rais yang Jadi Trending

TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) berlangsung ricuh, Selasa (11/2/2020). Para peserta saling serang. Saling lempar kursi pun tak terhindarkan. 

Ricuh Kongres PAN hingga menimbulkan korban luka menjadi trending di twitter.

Video kericuhan, antara lain berupa saling lempar kursi menghiasi jagad twitter sore ini.

Namun trending twitternya adalah Amien Rais.

Asman Abnur Mundur Sebagai Caketum PAN, Ini Peluang Zulkifli Hasan, Mulfachri dan Drajad Wibowo

Amien Rais Tak Hadir Saat Zulkifli Hasan Buka Kongres PAN, Pengaruh Amien Rais Sudah Berkurang?

Betapa tidak pendiri PAN tersebut selama ini dikenal menjadi penentu warga PAN.

Siapa yang didukungnya hampir pasti terpilih.

Kericuhan tersebut pun kembali mengingat nama Amien Rais.

Namun berupa olokan karena Amien Rais pernah menyebut partai yang didirikannya Partai Allah.

Diduga Pakai Narkoba Jenis Ekstasi, Polisi Sebut Lucinta Luna Ditangkap Bersama Pasangan, Siapa Dia?

Semoga kawan2 yg sedang berkongres

bisa menyelesaikan perbedaan pendapat yg ada dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi bangsa.

PAN lahir dari proses reformasi, bahkan kata Prof M Amien Rais termasuk Partai Allah.

Kita tunggu hasil Kongres PAN - Tulis tokoh NU yang mengajar di Australia,  Nadirsyah Hosen melalui akun  @na_dirs

Sementara itu @GunRomli membagikan video saling lempar kursi seraya menulis salah paham perang badar

Inilah akibat salah memahami Perang Badar--yg pernah dipolitisasi oleh Amien Rais, jadinya Perang Kursi tulis Akun 

Aksi lempar kursi dimulai dengan aksi lempar minuman gelas kemasan  di Ballroom Phinisi, Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (11/2/2020) siang.

Insiden ini terjadi tak lama setelah Steering Committee (SC/Panitia Pengarah) melakukan sterilisasi peserta kongres di dalam ruang rapat.

Hanya peserta sah yang bisa duduk dan mengikuti proses rapat pleno sekitar pukul 12.45 Wita. Padahal, pleno baru dibuka pukul 11.00 Wita.

Spanduk Kongres PAN yang tengah berlangsung di Kendari. Kabar beredar jelang pembukaan Kongres terjadi kericuhan. Kongres akan memilih Ketua Umum PAN Periode berikutnya.
Spanduk Kongres PAN yang tengah berlangsung di Kendari. Kabar beredar jelang pembukaan Kongres terjadi kericuhan. Kongres akan memilih Ketua Umum PAN Periode berikutnya. (Instagram @yulhamandi)

Hal itu menimbulkan kericuhan karena sejumlah pendukung salah satu calon ketua umum (Ketum) tidak dapat menerima.

Lalu ada yang berteriak "Zulhas... Zulhas..." ada juga yang berteriak "Mulfachri... Mulfachri...."

Memanas Sejak Awal

Suasana Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) memanas sejak awal.

Tim Dokter Polda Sulawesi Tenggara terlihat sibuk mengobati mereka yang terluka.

Kericuhan diawali permintaan kubu Mulfachri Harahap agar ruang sidang Kongres V di lantai 2 Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, steril dari yang tidak memiliki hak suara memilih calon ketua umum.

 Ricuh di Kongres PAN Terus Berlanjut, Kursi pun Melayang

Berdasarkan pantauan di lokasi, ada kelompok peserta yang menginginkan sidang tetap dilanjutkan.

Sementara, ada sekelompok peserta yang meminta agar orang-orang yang bukan peserta, keluar dari ruang sedang.

"Yang bukan peserta, keluar!" begitu teriakan yang terdengar dari area luar.

 Larangan Pemakaian Ganja untuk Kesehatan Bakal Digugat ke MK

Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Kongres PAN Eko Hendro Purnomo meminta agar segenap peserta sidang kembali tenang agar sidang dapat dilanjutkan.

"Pak, duduk Pak," kata Eko.

Namun, perdebatan antar-pendukung terus terjadi, hingga ricuh tak terbendung.

 Pemprov DKI Ingin Larang Ondel-Ondel untuk Mengamen, Sejarawan Ingatkan Kejadian Tahun 1950-an

Kursi-kursi melayang, sampai mengenai sejumlah kader. Kepala mereka mengucurkan darah. Pintu kaca hotel pecah.

Beberapa orang yang terluka dibawa ke ruang khusus yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Tim kedokteran pun terlihat sibuk mondar-mandir membawa peralatan medis.

 Witan Sulaeman Main di Eropa, Klub Barunya Nyaris Sentuh Zona Degradasi

Aparat kepolisian pun langsung melakukan sterilisasi. Mereka yang bentrok dilerai. Antar pendukung dipisahkan.

Di beberapa titik, Kongres V PAN dijaga ketat aparat kepolisian bersenjata.

Kubu Mulfachri Harahap menyebut 30 pemilik suaranya terluka akibat ricuh di Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

 Wartawan Dipenjara karena Kritik Bupati Lewat Tulisan, Adian Napitupulu: Ini Kriminalisasi Jurnalis!

Politikus PAN Asri Anas kepada awak media menjelaskan, keributan diawali keinginan kubu Mulfachri untuk sterilisasi ruang sidang atau pemilihan.

Mereka meminta yang tidak memiliki hak suara, tidak dibolehkan dulu untuk memasuki ruangan. Hal ini sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

"Tapi banyak dari mereka yang enggak mau keluar dari ruangan. Akibatnya betrok fisik terjadi."

 Roy Suryo: Anggota Polri 470 Ribu, Mosok Sudah Sebulan Cari Harun Masiku Tidak Ketemu?

"Dari kami ada 30-an korban. Mereka berdarah," ucap Asri di area Kongres V PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Asri berujar, korban paling banyak terluka di bagian kepala karena dilempari kursi. Saat ini mereka tengah mendapatkan perawatan dari tim medis.

Asri meminta aparat keamanan turun tangan dan mengosongkan dahulu tempat rapat untuk sementara. Jangan sampai, bentrokan terus terjadi.

 Witan Sulaeman Gabung, Instagram Radnik Surdulica Langsung Diserbu Netizen Indonesia

"Kemudian, kami berharap ruang rapat hanya diisi oleh peserta sidang. Jangan ada orang yang tidak punya kepentingan masuk ke ruang sidang," pinta Asri.

Sebelumnya diberitakan, Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) berlangsung ricuh.

Para peserta saling serang. Saling lempar kursi pun tak terhindarkan.

Tokoh-tokoh senior PAN duduk di barisan depan, yakni Amien Rais, Hatta Radjasa, Soetrisno Bachir, serta para calon ketua umum, yakni Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Dradjad Wibowo.

 Politikus PDIP Effendi Simbolon: Sri Mulyani Perlu Diganti

Namun, di tengah sidang sedang berlangsung, tiba-tiba massa mulai ricuh.

Terjadi aksi saling dorong, hingga kursi melayang. Para penjaga langsung menghampiri para tokoh senior PAN.

"Zulkifli Hasan!" teriak para pendukung Caketum Zulkifli Hasan.

 NETA S Pane Sarankan Kapolri Keluarkan Perintah Tembak di Tempat untuk Harun Masiku, Ini Tujuannya

"Mulfachri-Hanafi menang," saut kubu berlainan.

Tak lama berselang, sejumlah aparat kepolisian yang dipimpin Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam memasuki arena sidang.

Mereka memisahkan antar peserta kongres PAN yang saling gontok-gontokan.

 Effendi Simbolon Bilang Susunan Kabinet Indonesia Maju Bukan Dream Team, Sarankan Tak Usah Ada Menko

Zulkifli Hasan lantas menenangkan para peserta dan meminta tak saling melempar kursi.

"Saudaraku... Saudaraku..., duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup... cukup...," ujar Zulhas.

Memanas

Perebutan kursi Ketua Umum PAN dijadwalkan dimulai pada Selasa (11/2/2020) hari ini.

Dinamika di ruang Kongres ke-V ini kembali memanas.

Wakil Sekretaris Jenderal PAN Soni Sumarsono mengatakan pada siang hari ini, sidang dibuka sekira pukul 11.00 WITA oleh Ketua Steering Committee (SC) yang juga Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

 Di Depan Megawati, Prabowo Janji Bakal Bikin Patung Bung Karno Naik Kuda

Ketua SC didampingi para anggota SC antara lain Farhan Hamid, Saleh Daulay, Totok Daryanto, dan M Najib.

Hadir juga dalam pleno pertama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Pertimbang Partai (MPP) Soetrisno Bachir, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Yang dibahas dalam sidang, menurut Soni, antara lain materi draf tata tertib kongres, draf acara, draf materi, draf AD/ART, draf azas plaftorm PAN, draf garis perjuangan partai, draf program kerja, dan draf kebijakan partai.

 Banjir 4 Meter di Kebon Pala Belum Surut, Banyak Warga Bertahan di Genting karena Belum Ada Bantuan

"Juga dibahas draf tata tertib pemilihan ketua formatur dan anggota formatur dan draf pemilihan Ketua MPP," ujar Soni di arena Kongres V PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Sidang kemudian dilajutkan dipimpin oleh Ahmad Farhan Hamid yang anggota SC senior.

Sebelum mengawali sidang, Ahmad Farhan Hamid berpesan agar perserta sidang tetap bersatu meskipun dalam perbedaan dan tetap gembira.

 BREAKING NEWS: Istri Chrisye Damayanti Noor Meninggal Dunia

Namun, di dalam ruang sidang situasi kembali memanas. Agenda yang digelar tertutup oleh media ini, diskors sementara.

"Sekarang sidang diskors sementara oleh pimpinan sidang Ahmad farhan hamid karena ada dinamika yang agak meninggi di ruangan sidang," kata Soni. 

Laptop Direbut

Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) diwarnai kericuhan. Alat elektronik panitia sempat direbut peserta kongres.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno yang merupakan Ketua Steering Committee (SC) mengatakan, pengambilan laptop itu karena terjadi kesalahpahaman.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat komputer bisa kembali dan kita bisa kerja maksimal lagi," ujarnya di arena Kongres V PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020).

 BEGINI Kebiasaan Orang Berkomunikasi di WhatsApp Berdasarkan Shio, Anda yang Mana?

Namun, Eddy mengatakan kejadian tersebut bagian dari 'bunga-bunga' saat Kongres PAN.

Eddy berharap kejadian ini tidak terulang hingga gelaran kongres usai.

"Kita berharap bahwa besok pelaksanaan kongres itu bisa kita lalui dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

 Warga Kebon Pala yang Kebanjiran 4 Meter Belum Dapat Bantuan, Keluar Rumah Pakai Tali Jemuran

Pantauan Tribunnews, kericuhan pecah jelang pembukaan Kongres V PAN.

Sempat terjadi adanya kontak fisik dan perampasan tiga laptop yang digunakan untuk registrasi peserta.

Ketua DPW PAN Kalimantan Timur Darlis Pattalongi menyayangkan adanya kejadian tersebut.

 Tutup Cap Go Meh di Glodok, Anies Baswedan: Beragam Adalah Kehendak Tuhan, tapi Bersatu Pilihan Kita

Menurutnya, hal itu sangat mengganggu jalannya registrasi peserta kongres dan justru malah menghambat kelancaran kongres.

"Sangat disayangkan, ada kontak fisik yang dilakukan oknum peserta. Ada penyitaan alat elektronik yang itu ganggu jalannya registrasi," kata Darlis.

Sebab, sebelumnya dalam Kongres V tidak pernah terjadi kericuhan itu.

 Tanggapi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Ketum PBNU: Jangan-jangan Strategi Politik

Ia pun menyesalkan dan berharap tidak terjadi pada kelanjutan kongres berikutnya.

"Saya berharap kongres berjalan dengan baik," ujarnya

Kericuhan dan perampasan alat elektronik ini, dilakukan oleh pendukung salah satu paslon Ketum PAN Mulfachri Harahap.

 SUDAH 4 Kali dalam Dua Bulan Underpass Gandhi Kemayoran Banjir, Tinggi Air Sempat Capai 5,5 Meter

Mereka kecewa lantaran panitia dinilai tidak adil dalam menyelenggarakan Kongres V.

Ketua DPW PAN Sulbar yang juga timses Mulfachri Harahap-Hanafi Rais, Muh Asri Anas, mengungkapkan alasan pihaknya merebut laptop panitia di lokasi kongres.

Asri menyebut ketika itu waktu pendaftaran caketum PAN sudah lewat batas akhir.

 Meski Gabung Bhayangkara FC, Saddil Ramdani Masih Berhasrat Main di Eropa

"Laptop yang dirampas dan dokumen yang dirampas itu kita ambil setelah pukul 12.00 WIB, karena batas akhir pendaftaran adalah pukul 12.00 WIB sesuai dengan yang diputuskan SC," ucapnya.

Kongres ke-5 Partai Amanat Nasional (PAN) dibuka pada Senin (10/2/2020) malam.

Ditandai dengan para tokoh PAN meniup alat tiup dari bambu dari Sulawesi Tenggara.

 Pengemudi yang Cekik Polisi Saat Hendak Ditilang Mengaku Khilaf, Ternyata Bawa Pisau dan Alat Setrum

Sejumlah tokoh senior PAN hadir dalam acara pembukaan Kongres ke-5 PAN, yakni Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Soetrisno Bachir, Ketua Umum Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, serta para Calon Ketua Umum, yakni Asman Abnur dan Dradjad Wibowo.

Turut hadir mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Zulkifli Hasan alias Zulhas sempat menyinggung kehadiran Sandiaga Uno. Bahkan, Zulhas menyebut Sandiaga sebagai wakil presiden yang tertunda.

 Diduga Kecanduan Game Online, Anak Tusuk Leher, Tangan, dan Perut Ibu Kandung

"Wapres kita yang kemarin. Mudah-mudahan Wapres yang tertunda karena masih muda," ujar Zulhas di atas panggung acara pembukaam Kongres ke-5 PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020).

Dalam sambutannya, Zulhas mengatakan kompetisi antar calon ketua umum adalah hal yang biasa.

Tapi setelah pemilihan usai, PAN harus bersatu kembali.

 KRONOLOGI Istri Chrisye Meninggal, Mengeluh Pusing Saat Sedang Makeup

"Kompetisi tidak memisahkan kami. Memang kadang-kadang kompetisi keras," ujar Zulhas.

Seusai memberikan sambutan, Zulhas beserta tokoh PAN, Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, Asman Abnur, Dradjad Wibowo, dan Sandiaga Uno, memainkan alat tiup bambu di hadapan puluhan ribu warga Kendari, sebagai tanda dimulainya Kongres ke-5 PAN.

Penulis: Wito Karyono
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved