Tanggapi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Ketum PBNU: Jangan-jangan Strategi Politik

Menurut Said Aqil Siradj, pembangunan terowongan tersebut harusnya memiliki target serta nilai yang jelas.

Editor: Yaspen Martinus
ANTARA/Aditya Ramadhan
Ketua Umum Pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj saat memberikan keterangan pada wartawan di Jakarta, Jumat (3/5/2019). 

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengaku tidak paham tujuan pemerintah membangun terowongan silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

"Saya enggak paham apa tujuannya. Apa budaya, nilai agama, apa nilai apa itu, apa politik?" ujar Said Aqil Siradj di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).

Menurut Said Aqil Siradj, pembangunan terowongan tersebut harusnya memiliki target serta nilai yang jelas.

TEROWONGAN Silaturahmi Bakal Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, Jokowi Setuju

Dirinya menduga terdapat motif politik dalam pembangunan terowongan ini.

"Harus ada nilai dong, harus ada target. Apa nilai budaya, apa nilai agama. Jangan-jangan ini strategi politik," tutur Said Aqil Siradj.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui rencana usulan membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta.

Polisi Yakin Sabu Cair yang Dikemas dalam Bola Mainan Anak Buatan Pabrik

Bahkan, Jokowi sudah memberikan nama terowongan yang menghubungan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral itu, yakni terowongan silaturahmi.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di sela meninjau proyek renovasi Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (7/2/2020).

 Sri Mulyani: Pria Banyak Ciptakan Masalah Ekonomi, Seharusnya Bapak-bapak Pula yang Menyelesaikan

"Juga tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral."

"Tadi sudah saya setuju sekalian, sehingga menjadi sebuah terowongan silaturahmi," kata Jokowi.

Jokowi menilai, usulan pembuatan terowongan silaturahmi ini sebagai upaya menghilangkan jarak antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berseberangan.

 Didatangi Pengantin yang Tertipu Hingga Rp 65 Juta, Pemilik Wedding Organizer: Ada Apa Ya?

Selain itu, terowongan silaturahmi ini diharapkan semakin menumbuhkan rasa toleransi antar-umat beragama di Indonesia.

"Tidak kelihatan berseberangan tapi silaturahmi."

"Terowongan bawah tanah. Sehingga tidak nyeberang, sekarang pakai terowongan bawah terowongan silaturahmi," ungkap Jokowi.

 Ahli Hipnoterapi Tak Sudi Semua Kejahatan yang Bikin Korban Tak Sadar Disebut Hipnotis

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved