Roy Suryo Terheran-Heran dan Singgung Anggaran Polri Sudah Besar: Mosok Harun Masiku Tidak Ketemu?
Roy Suryo kritik kinerja kepolisian sebut anggaran Polri sudah besar masih belum menangkap Harun Masiku.
Bila Polri berhasil meringkus Harun, maka akan diserahkan ke KPK karena proses hukum dan kewenangan berada di lembaga antirasuah itu.
Idham menyatakan jajarannya telah menerima DPO.
“Seluruh anggota Polri sudah memegang DPO tersangka HM," kata Idham.
Harun Masiku merupakan calon legislator PDIP di Pemilu 2019.
Dia maju dari daerah pemilihan Sumatera Selatan I.
Harun diduga menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP yang meninggal dunia, Nazarudin Kiemas.
Kasus ini turut menyeret PDIP sebab partai banteng itu berkukuh mengajukan nama Harun.
Di sisi lain, KPU menetapkan Riezky Aprilia, caleg PDIP dari dapil Sumsel I yang memperoleh suara terbanyak setelah Nazarudin Kiemas.
Keberadaan Harun pun sempat simpang siur lantaran Imigrasi menyebutnya pergi ke luar negeri pada 6 Januari 2020, dua hari sebelum penangkapan Wahyu Setiawan.
Hingga medio Januari, Imigrasi dan Menteri Hukum dan HAM yang juga politikus PDIP, Yasonna Laoly berkukuh Harun belum kembali ke Indonesia.
Namun belakangan beredar informasi, Harun diduga sudah berada di Tanah Air pada 7 Januari petang.
Pada 21 Januari, istri Harun, Hildawati mengakui suaminya memberi kabar sudah berada di Indonesia pada 7 Januari.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Roy Suryo Heran, Anggaran Polri Sudah Besar Tapi Belum Bisa Temukan Harun Masiku"