KECELAKAAN

Korban Luka-Luka Akibat Kecelakaan Bus di Subang Mengaku Trauma, Masih Terbayang Bus Saat Oleng

Korban Luka-Luka Akibat Kecelakaan Bus di Subang Mengaku Trauma, Masih Terbayang Bus Saat Oleng. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Penulis: Vini Rizki Amelia |
Istimewa
Evakuasi bus yang kecelakaan di Ciater Subang. 

TERBENTUR pada saat bus yang ditumpanginya terguling, Tati Rohayati (47) mengaku dirinya tak sadarkan diri saat peristiwa terjadi.

"Tahu-tahu pas sadar saya sudah duduk di bawah karena posisi busnya jatuh ke kanan," kata Tati kepada wartawan di RSUD Kota Depok, Minggu (19/1/2020).

Tati yang duduk di kursi bagian kiri nomor dua dari deretan belakang mengatakan, sebelum akhirnya bus yang membawa rombongan Kader Posyandu Kota Depok terguling.

Jasa Raharja Santuni Rp 50 Juta Meninggal Dunia dan Rp 20 Juta Korban Luka Kecelakaan Maut di Subang

Sopir sempat diingatkan oleh penumpang yang berisikan ibu-ibu dan beberapa anak-anak ini.

Sebab, 10 menit sebelum kejadian, sang sopir mengendarai bus PO Purnamasari dengan nomor polisi E 7508 W dengan laju kencang.

"Semua pada teriak, bilang ke pak sopir jangan ngebut pak, istigfar pak sopir, jangan ngebut-ngebut," kenang Tati.

Sebelum kecelakaan, Tati mengatakan bus yang ditumpanginya itu sempat berhenti di dekat tanjakan.

Kopassus Fasilitasi CFD di Cijantung, Ada Senam Aerobik Merah Putih

"Saya kira macet ternyata sopirnya ngecek ban, tapi setelah itu langsung jalan lagi, nah pas jalan lagi, sopirnya langsung ngebut padahal sebelumnya (laju kendaraan) santai," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, Tati mengaku dirinya trauma, bahkan ketika dibawa menggunakan ambulan menuju puskesmas di daerah Subang, dirinya sempat mengingatkan sang sopir ambulans untuk jangan ngebut.

"Saya masih keingat busnya pas oleng. Trauma, trauma banget sekarang sih," tutur Tati.

Jasa Raharja

Sementara itu, Jasa Raharja sudah memberikan santunan kepada seluruh korban kecelakaan maut di Subang.

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Unit Kerja Kabupaten Bogor dan Depok Unggul Yoga mengatakan, pascakecelakaan pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyambangi pihak guna memastikan ahli waris maupun korban luka-luka.

 Ini Foto-foto dan Video Kecelakaan Maut di Subang yang Tewaskan 8 Penumpang Bus

 Korban Kecelakaan Bus di Subang Kader Posyandu Andalan, Salah Satunya Kerabat Wakil Wali Kota Depok

 Pemkot Depok Berikan Santunan bagi Korban Kecelakaan Maut di Subang, Baik Meninggal Maupun Luka-Luka

Kecelakaan maut bus membawa rombongan kader Posyandu Kota Depok di Ciater, Subang. Delapan orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan maut bus membawa rombongan kader Posyandu Kota Depok di Ciater, Subang. Delapan orang tewas dalam kecelakaan tersebut. (Kolase Tribun Jabar/capture video (ISTIMEWA))

"Pagi tadi juga kami sudah koordinasi dengan pihak bank, insya Allah bisa kita santuni ke keluarga korban hari ini juga," papar Unggul sesuai salat jenazah di Masjid Assobariyah, Cipayung, Depok, Minggu (19/1/2020).

Besaran santunan Jasa Raharja kata Unggul dibedakan antara korban meninggal dengan korban luka-luka.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved