Kekerasan Terhadap Anak

Cenderung Berperilaku Agresif, ART Aniaya Anak Majikan di Jelambar Ditahan di Ruang Tahanan Khusus

Sebuah video viral ART anak majikan bikin geger masyarakat, dan terungkap perilaku NV (22), ART aniaya anak majikan cenderung agresif.

dok.Polres Metro Jakarta Barat
Sebuah video viral ART anak majikan bikin geger masyarakat, dan terungkap perilaku NV (22), ART aniaya anak majikan cenderung agresif. 

Sebuah video viral ART anak majikan bikin geger masyarakat, dan terungkap perilaku NV (22), ART aniaya anak majikan cenderung agresif.

Terungkapnya perilaku ART aniaya anak majikan agresif, diketahui pasca NV diperiksa kejiwaan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hal itu dijelaskan Kepala Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati, Kombes Edy Purnomo, pada Kamis (9/1/2020).

Ia mengatakan, hal itu diketahui setelah NV jalani serangkaian pemeriksaan kejiwaan Instalasi Sentra Visum dan Medikolegal di RS Polri Kramat Jati.

Wanita Aniaya Anak Majikan Bungkam, Polisi Periksa Kejiwaan NV di RS Polri Kramat Jati

Asisten Rumah Tangga di Jelambar Siksa Anak Majikan, Ini Pesan KPAI untuk Para Orangtua

UPDATE Ternyata Ini Alasan ART di Jelambar Tega Bekap Anak Majikan dengan Wallpaper Tembok

Ia pun diharuskan menjalani pemeriksaan lanjutan dan ditempatkan di tahanan khusus yang terletak di RS Polri Kramat Jati.

"Diputuskan untuk dilakukan observasi psikiatri forensik di ruang perawatan. Sekarang ditempatkan di ruang tahanan wanita," kata Edy di RS Polri Kramat Jati.

Edy menjelaskan, apabila sel tahanan NV tidak dipisah, dikhawatirkan ia bakal mengganggu tahanan wanita lain di Mapolrestro Jakarta Barat.

"Jadi keluar dari Sentra Visum dan Medikolegal langsung dibawa ke ruang tahanan. Enggak dibawa lagi ke Polres Jakarta Barat," ujarnya.

NV (22), wanita aniaya anak majikan bungkam, saat tiba di RS Polri Kramat Jati, Kamis (9/1/2020), sekitaran 13.30 WIB.
NV (22), wanita aniaya anak majikan bungkam, saat tiba di RS Polri Kramat Jati, Kamis (9/1/2020), sekitaran 13.30 WIB. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Meski tekah melakukan observasi awal, Edy belum dapat memastikan apakah NV bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) itu memiliki riwayat gangguan jiwa.

Kini tim dokter spesialis Psikiater Jiwa Forensik RS Polri masih mendalami sebab NV tega menganiaya dua anak majikannya.

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved