Kamis, 9 April 2026

OTT KPK

Kena OTT KPK, Bupati Sidoarjo: Halo, Ada Apa Itu?

BUPATI Sidoarjo Saiful Ilah keluar dari sebuah ruang penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Rabu (8/1/2019) sekitar pukul 04.26 WIB

DOK TRIBUN JATIM
Bupati Sidoarjo yang ditangkap KPK Saiful Ilah. 

BUPATI Sidoarjo Saiful Ilah keluar dari sebuah ruang penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Rabu (8/1/2019) sekitar pukul 04.26 WIB.

Saiful Ilah baru saja menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK selama 16 jam sejak pukul 17.00 WIB, Selasa (7/1/2019).

Bupati dua periode itu tak sendirian.

Perilaku Anggota DPRD Kota Depok Saat Rapat Paripurna, dari Bolos Sampai Mengobrol Lama di Toilet

Ia diperiksa bersama enam orang lainnya, meliputi pejabat Pemkab Sidoarjo dan tiga warga sipil dari pihak proyek yang terlibat skandal perizinan di Pemkab Sidoarjo.

Menggunakan peci warna hitam dan menutup separuh mukanya dengan masker, Saiful Ilah keluar tampak santai.

Ia sesekali juga menyapa para awak media.

Ini Alasan PKS Copot Nama Ahmad Syaikhu dari Daftar Cawagub DKI Jakarta

"Halo halo ada apa itu?" lirih Saiful seraya menyeruak kerumunan awak media yang tak lagi bisa sabar menanti penjelasan kasus yang menjerat dirinya.

Dikawal sejumlah penyidik KPK dan dua petugas Provost berseragam lengkap, Saiful Ilah berjalan terhuyung-huyung .

Karena, tubuhnya terus dirangsek oleh awak media yang berkerumun di depannya.

KISAH Martunis Lolos dari Tsunami Aceh, Jadi Sahabat Cristiano Ronaldo, dan Segera Menikah

Sembari tetap melangkahkan kaki menuju sebuah bus bertuliskan Polri milik Polda Jatim yang disiapkan di depan gedung, Saiful menampik tuduhan korupsi dalam perizianan pengadaan barang dan jasa.

"Enggak, tidak ada itu," ucapnya.

Setelah memijakkan kaki ke dalam bus, ia sekali lagi berujar tidak tahu menahu mengenai kasus yang menjerat dirinya.

Dituntut Hukuman 4 Tahun Penjara, Romahurmuziy Bilang Copy Paste dan Membabi Buta

"Saya enggak tahu," celetuknya seraya melambaikan kedua tangan ke arah awakmedia sebelum memilih bangku tempat duduk di dalam bus.

Bus tersebut akan mengantarkan Saiful Ilah, enam orang lainnya, dan sejumlah penyidik KPK ke Bandara Juanda.

Rombongan itu akan berangkat menggunakan penerbangan pertama ke Jakarta untuk menuju Kantor KPK Jakarta.

Iran-AS Memanas, Luhut Panjaitan Malah Bilang Indonesia Bakal Diguyur Investasi oleh Gedung Putih

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved