Kesehatan

Jumlah Peserta Turun Kelas Tembus 792 Ribu, Ini 4 Keluhan Peserta soal Layanan BPJS Kesehatan

Ada empat keluhan yang paling sering dikeluhkan peserta tentang pelayanan BPJS Kesehatan, menyusul jumlah peserta turun kelas tembus 792 ribu.

Jumlah Peserta Turun Kelas Tembus 792 Ribu, Ini 4 Keluhan Peserta soal Layanan BPJS Kesehatan
Kompasiana.com
Warga yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan. 

PALMERAH, WARTAKOTALIVE.COM - Ada empat keluhan yang paling sering dikeluhkan peserta tentang pelayanan BPJS Kesehatan, menyusul jumlah peserta turun kelas tembus 792 ribu.

Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan Budi Mohammad Arief menyebutkan keluhan peserta pelayanan BPJS Kesehatan yang pertama soal antrean.

Masalah antrean ini memang menjadi momok pelayanan BPJS Kesehatan, banyak peserta yang agar bisa mendapatkan antrean membuat antrean dengan barang-barang mereka seperti tas, sepatu, atau botol minuman.

“Banyak keluhan adalah soal antrean. Mereka gak tahu pasti kapan dilayani, pas berobat eh dokter gak praktik. Impian kita fokus menata ini di tahun 2020,” kata Budi saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Permasalahan kedua adalah terkait penolakan pelayanan yang kerap membuat peserta BPJS Kesehatan harus tertunda mendapatkan pelayanan kesehataan.

“Kedua ditolak di rumah sakit padahal sebagai peserta merasa yakin padahal umum ada tapi BPJS ternyata tidak melayani,” tutur Budi.

Ketiga adalah masalah pelayanan tindakan tertentu seperti operasi yang kerap mundur atau sulitnya mendapatkan jadwal tindakan.

“Kadang jadwal operasi ada sejak dua bulan lalu pas jadwalnya datang berubah, diundur, atau ada rumah sakit sudah satu bulan belum dapat jadwal,” kata Budi.

Halaman
1234
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved