Breaking News:

Kesehatan

Jumlah Peserta Turun Kelas Tembus 792 Ribu, Ini 4 Keluhan Peserta soal Layanan BPJS Kesehatan

Ada empat keluhan yang paling sering dikeluhkan peserta tentang pelayanan BPJS Kesehatan, menyusul jumlah peserta turun kelas tembus 792 ribu.

Kompasiana.com
Warga yang sudah memiliki kartu BPJS Kesehatan. 

Terakhir masalahnya adalah perihal administrasi surat rujukan yang harus selalu diupdate khususnya peserta dengan biaya penyakit yang butuh biaya besar seperti cuci darah atau masalah ginjal.

“Pasien katastropi merasa berat kalau harus membawa surat rujukan dari FKTP, ada yang minta gak perlu rujukan dari faskes primer,” tutur Budi.

Untuk menangani empat masalah tersebut tahun ini akan menambah fitur-fitur baru di aplikasi JKN Mobile sehingga bisa mendaftar antrean secara online, melihat kapasitas tempat tidur hingga jadwal operasi.

BPJS Kesehatan telah mengintegrasikan sistem informasi dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk mempermudah sistem elektronik tersebut.

“2020 kita mengabungankan sistem FKTp dan FKTRL dengan dengan sistem kita, jadi terintegrasi dengan mobile JKN. Jadi tinggal daftar dan lihat dari aplikasi,” pungkas Budi.

Jumlah Peserta BPJS Kesehatan yang Turun Kelas Tembus 792 Ribu

Iuran BPJS Kesehatan yang naik 100 persen per 1 Januari 2020 membuat peserta mandiri banyak yang turun kelas untuk menyesuaikan kemampuan membayar.

Dalam kurun waktu hampir sebulan dari periode 9 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020 total peserta yang turun mencapai 792.854 peserta.

Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Dwi Asmariyati menyebutkan yang paling banyak penurunan dari kelas II ke kelas III yakni sebanyak 508.031 peserta.

Halaman
1234
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved