Breaking News:

Kebakaran

UPDATE Kebakaran Rumah Mewah, Ini Penjelasan Damkar soal Dua Korban Penghuni Tewas Terpanggang

Akibat kebakaran tersebut, pasangan suami istri (pasutri) bernama Christiadi Pada (77) dan Mari Bastiana (71) tak dapat terselamatkan dari api

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Petugas Damkar Jakarta Selatan saat evakuasi korban kebakaran. 

Diberitakan sebelumnya, atas insiden kebakaran rumah mewah itu, dua korban yang diketahui sebagai pastri tak dapat diselamatkan dari kebakaran.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Indah Lina.

"Keduanya meninggal dunia akibat luka bakar. Penyebab kebakaran masih diselidiki, kerugian juga belum bisa ditaksir," kata Indah saat dikonfimasi, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1/2020). (m23)

Saksi Sebut Pemilik Rumah Mantan Jenderal

Kebakaran melanda rumah mewah di Jalan Mirah Kencana Nomor 48, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sekitar pukul 03.45 pagi, pada Sabtu (4/1/2020).

Menurut keterangan saksi, Wasito (35) kebakaran bermula dari adanya kepulan asap tebal yang berada tepat di atap rumah tersebut.

Dari insiden tersebut, pasangan suami istri (pasutri) bernama Christiadi Pada (77) dan Mari Bastiana (71) tak dapat terselematkan.

 Ayu Azhari Sebut Tak Ada Drama Air Mata saat Bertemu dengan Ibra Azhari dan Medina Zein

Wasito menuturkan, bahwa kedua korban itu merupakan pensiunan dari Tentara Negara Indonesia (TNI) berpangkat Jenderal.

Namun, ia tak mengetahui tepat pangkat maupun cabang dari angkatan yang diemban dari sang suami Christiadi Pada itu.

"Warga di sini sudah banyak yang tahu kalau itu rumah pensiunan angkatan (TNI), mantan jenderal," kata Wasito saat ditemui tak jauh dari lokasi kejadian, Jakarta Selatan, Sabtu (4/1/2020).

 Selama Dhani di Penjara, Dul Jaelani Kehilangan Sosok Ayah

Ia pun mengaku, soal identitas pekerjaan sang pemilik itu turut dibenarkan oleh para pekerja rumah tersebut.

"Iya (angkatan). Sudah pada tahu di sini warga dan penjaga," jelasnya.

Ia pun mengaku, sang pemilik kerap bersosialisasi kepada warga sekitar di kala pagi hari saat sang pemilik melakukan olahraga pagi.

Bahkan, para pekerja rumahnya pun turut merasakan kebaikan hati dari sang pemilik.

"Pokoknya keluarganya sosialisasi sama masyarakat, sama pekerjanya juga. Saya sering ngobrol sama pekerjanya," jelasnya.

Sementar itu, saat menjadi orang pertama melihat kepulan asap di atas atap rumah, dirinya sempat merasa takut menghampiri tempat kejadian.

Ia beralasan, dirinya takut terdapat amunisi di dalam rumah dikarenakan jabatan sang pemilik yang bernotabene mantan jenderal salah satu cabang dari TNI.

"Mantan jenderal itu. Soalnya banyak amunisi juga, makanya pas kejadian saya enggak berani masuk takut ada yang meledak," pungkasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved