Novel Baswedan Diteror

Neta Mendorong Jaksa Agung untuk Melimpahkan Kasus Pembunuhan oleh Novel Baswedan ke Pengadilan

Suara miring disampaikan Neta S Pane yang meminta Jaksa Agung harus mau bersikap fair dan profesional untuk melimpahkan kasus pembunuhan.

Neta Mendorong Jaksa Agung untuk Melimpahkan Kasus Pembunuhan oleh Novel Baswedan ke Pengadilan
Istimewa
Neta S Pane 

Dengan mulai terungkapnya pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan oleh Polri, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Jaksa Agung harus mau bersikap fair dan profesional untuk melimpahkan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan penyidik KPK itu di Bengkulu.

Neta mengingatkan bahwa kasus dugaan pembunuhan itu dilakukan Novel, saat masih menjadi penyidik di Polda Bengkulu.

Novel memimpin penangkapan terhadap para tersangka yang diduga sebagai pencuri sarang burung walet.

DPR Minta Penangkapan Oknum Pelaku Penyiraman Air Keras Harus Segera Ungkap Motif dan Perintah Siapa

Meski diketahui, para pelaku adalah para penjahat yang ditindak dan tewas dalam penindakan hukum seperti dilakukan saat terjadi perlawanan.

Namun, Neta S Pane meminta kasusnya diseret ke pengadilan.

"Akibat para pelaku tidak mau mengakui perbuatannya, Novel diduga melakukan penganiayaan dan menembak tersangka hingga satu tersangka tewas dan empat lainnya cacat permanen," kata Neta kepada Warta Kota, Sabtu (28/12/2019).

Keluarga korban katanya sudah bertahun tahun mencari keadilan atas peristiwa ini, tapi hingga kini tak kunjung mendapatkannya.

"Novel seperti begitu digdaya, super power dan kebal hukum hingga tak tersentuh. Sampai sampai para aktivis hak asasi manusia pun lebih membela Novel ketimbang keluarga korban yang dizalimi," katanya.

Catatan Akhir Tahun Fadli Zon di Bidang Ekonomi Strategi untuk Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi

Sebab itu, menurut Neta, dia mengingatkan semua pihak, bahwa Novel adalah tersangka kasus penembakan di Bengkulu, yang menyebabkan satu orang tewas dan empat luka permanen.

"Kasusnya sudah dideponering Presiden Jokowi. Tapi keluarga korban memenangkan prapradilan atas deponering presiden tersebut. Ironisnya, hingga saat ini, Jaksa Agung tak kunjung melimpahkan kasus itu ke pengadilan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved