Jumat, 5 Juni 2026

Berita Depok

Kisruh, Warga Teriak-Teriak di Kantor BPJS Kesehatan, Merasa Diping-pong Pegawai dan Minim Informasi

Sejumlah warga teriak-teriak di Kantor BPJS Kesehatan, dikarenakan peserta BPJS Kesehatan merasa diping-pong pegawai.

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sejumlah warga teriak-teriak di Kantor BPJS Kesehatan, dikarenakan peserta BPJS Kesehatan merasa diping-pong pegawai, dan minim informasi soal syarat turun kelas BPJS Kesehatan, Jumat (27/2019). 

Sejumlah warga teriak-teriak di Kantor BPJS Kesehatan, dikarenakan peserta BPJS Kesehatan merasa diping-pong pegawai.

Alhasil, suasana di Kantor BPJS Kesehatan kisruh, diketahui pegawai BPJS Kesehatan beri informasi minim terkait syarat turun kelas BPJS Kesehatan ke peserta.

Peliputan Wartakotalive.com di lokasi, warga marah-marah di Kantor BPJS Kesehatan Depok, Jumat (27/12/2019).

Hal yang membuat peserta BPJS Kesehatan marah-marah, karena pihak BPJS Kesehatan beri informasi minim ke para peserta.

Guru TK Honorer Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Ati Pilih Turun Kelas

Warga Silih Berganti Mendaftarkan Turun Kelas BPJS Kesehatan di Antaranya Takut Tidak Bisa Membayar

VIDEO : Warga Bekasi Padati Kantor BPJS Kesehatan, Ramai-Ramai Urus Turun Kelas Kepesertaan

Setelah jam istirahat makan siang pegawai, tiba-tiba ada pengumuman bila pengurusan peserta yang ingin turun kelas harus kembali menghadap bagian area ruang utama.

"Kalau di sini cuma bisa buat yang pakai aplikasi aja, kalau enggak, daftarnya di depan," kata seorang petugas wanita di Kantor BPJS Kesehatan Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Jumat (27/12/2019).

Sontak hal ini membuat para peserta yang menunggu sejak pagi marah dan meresponnya dengan berteriak.

Salah seorang diantaranya adalah Anto (26) yang mengaku sudah tiga jam mengantre namun tak juga dilayani dengan baik.

Petugas BPJS Kesehatan menerangkan syarat-syarat yang diperlukan bagi peserta yang ingin turun kelas di Kantor BPJS Kesehatan, Pancoran Mas, Depok, Jumat (27/12/2019).
Petugas BPJS Kesehatan menerangkan syarat-syarat yang diperlukan bagi peserta yang ingin turun kelas di Kantor BPJS Kesehatan, Pancoran Mas, Depok, Jumat (27/12/2019). (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

"Gimana sih, tadi di depan katanya suruh ke sini, sekarang sudah di sini disuruh ke depan lagi, buang-buang waktu nih," treak Anto.

Mia (35), warga Grogol, Depok mengaku, BPJS Kesehatan di kotanya memang minim informasi sehingga terpaksa bagi para peserta untuk antre lebih dulu hanya untuk sekedar mencari informasi.

"Jadi kita sudah antre lama, terus pas ngadep cuma di bilang oh ini oh itu, sudah gitu doang, buang-buang waktu," katanya.

Mia mengatakan, seharusnya BPJS Kesehatan dapat menempatkan petugas yang dapat ditanya-tanya mengenai pelayanan.

Sejumlah warga teriak-teriak di Kantor BPJS Kesehatan, dikarenakan peserta BPJS Kesehatan merasa diping-pong pegawai, dan minim informasi soal syarat turun kelas BPJS Kesehatan, di Kantor BPJS Kesehatan Depok, Jawa Barat, Jumat (27/2019).
Sejumlah warga teriak-teriak di Kantor BPJS Kesehatan, dikarenakan peserta BPJS Kesehatan merasa diping-pong pegawai, dan minim informasi soal syarat turun kelas BPJS Kesehatan, di Kantor BPJS Kesehatan Depok, Jawa Barat, Jumat (27/2019). (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

Sehingga para warga yang telah datang tak perlu ikut ambil nomor antrean dan menunggu lama hanya demi mendapatkan secuil informasi.

Sebab, kata Mia, tidak semua orang tahu mengenai informasi apapun tentang BPJS Kesehatan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved