Berita Depok

Guru TK Honorer Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Ati Pilih Turun Kelas

Pengakuan Ati, profesinya sebagai guru TK honorer tak sanggup bayar iuran BPJS Kesehatan, ketika mengetahui iuran BPJS Kesehatan naik.

Guru TK Honorer Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Ati Pilih Turun Kelas
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Pengakuan Ati, profesinya sebagai guru TK honorer tak sanggup bayar iuran BPJS Kesehatan, ketika mengetahui iuran BPJS Kesehatan naik, Jumat (27/12/2019). 

Gara-gara iuran BPJS Kesehatan naik, berdampak terhadap seorang guru TK honorer di Depok bernama Ati (48).

Pengakuan Ati, profesinya sebagai guru TK honorer tak sanggup bayar iuran BPJS Kesehatan, ketika mengetahui iuran BPJS Kesehatan naik.

Maka itu, Ati sang guru TK honorer pilih turun kelas BPJS Kesehatan, karena diyakininya tak lagi dapat membayar iuran BPJS Kesehatan.

Berikut, pengakuan Ati, guru TK honorer Depok tak sanggup bayar BPJS Kesehatan, dampak dari iuran BPJS naik.

Warga Bekasi Berbondong Turun Kelas untuk Menurunkan Kelas Kepesertaan Pelayanan BPJS

Warga Silih Berganti Mendaftarkan Turun Kelas BPJS Kesehatan di Antaranya Takut Tidak Bisa Membayar

VIDEO : Warga Bekasi Padati Kantor BPJS Kesehatan, Ramai-Ramai Urus Turun Kelas Kepesertaan

Saat ini, warga Depok berbondong-bondong datangi Kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan kelas kepesertaan atau turun kelas.

Hal ini sudah jelas dilandasi dari terbitnya Peraturan Presiden Nomo 75 Tahun 2019 tentang penyesuaian iuran Program Jaminan Kesehatan.

Ati misalnya, warga Pancoran Mas, Depok ini mengaku terpaksa turun kelas.

Ia mengaku karena tak sanggup bila harus membayar iuran BPJS Kesehatan Kelas I yang naik dari awal Rp 80.000 jadi Rp 160.000.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved